Tidak Patut Dicontoh, Baliho Bergambar Ketua DPRD Sumenep Dipaku di Pohon

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 3 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP || KLIKMADURA – Menjelang Pilkada serentak 2024 banyak baliho bergambar figur mulai bermunculan. Ironisnya, media luar ruang tersebut dipasang dengan cara melanggar aturan.

Salah satunya, baliho bergambar Abdul Hamid Ali Munir. Pria tersebut saat sekarang menjabat sebagai ketua DPRD Sumenep.

Pantauan KLIK MADURA, baliho bergambar politisi senior itu berjejer di sepanjang jalan nasional wilayah selatan Sumenep.

Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Sumenep  Nurus Dahri mengatakan, berkaitan dengan baliho bergambar ketua dewan yang dipaku di pohon itu sudah ada laporan.

Baca juga :  Warga Keluhkan Pelayanan Puskesmas Sapeken, DPRD Sumenep Akan Panggil Dinkes KB sekaligus Kapus  

Sebab, baliho tersebut diduga melanggar aturan. Yakni, Peraturan Bupati (Perbup) Kabupaten Sumenep Nomor 21 Tahun 2017 tentang Penatausahaan dan Tata Cara Pemasangan Media Luar Ruang.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Bapenda DPMPTSP dan Kominfo. Kami juga koordinasi dengan KPU Sumenep dan Bawaslu Sumenep,” katanya.

Nurus Dahri menyampaikan, selanjutnya Satpol PP akan bergerak sesuai standar operasional (SOP) yang berlaku. “Kami tidak gegabah,” katanya.

Korps penegak perda itu menunggu rekomendasi dari tim perihal langkah yang akan diambil. Jika rekomendasi itu meminta agar dilakukan penertiban, maka Satpol PP akan melakukan penertiban.

Baca juga :  Gagasan Gus Imin Saat Debat Cawapres Jawab Kebutuhan Rakyat, Aliyadi Mustofa Yakin Elektabilitas AMIN Meroket

“Jadi, Satpol PP itu bukan langsung melakukan penertiban, tetapi harus berkoordinasi lintas instansi,” tandasnya. (mam/diend)

Berita Terkait

Cegah Abrasi dan Jaga Keseimbangan Ekosistem Pesisir, KOSA Tanam 10 Ribu Mangrove di Sumenep
Usai Ditelpon Dasco, Menkes Budi Gunadi Sadikin Turun ke Sumenep Tangani KLB Campak
P3TM Curiga Pejabat yang Ingin Berangus Rokok Lokal Didanai Bohir
Ledakan Misterius di Ambunten! Mobil Hangus, Rumah Ambruk dan Satu Orang Terluka
Serukan Brantas Rokok Ilegal, P3TM Sebut Nur Faizin Lukai Hati Petani Madura
UNICEF-WHO Ikut Turun Tangani Campak di Sumenep, 78.569 Anak Bakal Divaksin Massal
Temuan Gubernur Khofifah, 16 Korban Meninggal Akibat Campak di Sumenep Tak Pernah Diimunisasi
Sumenep KLB Campak, 17 Orang Meninggal, Gubernur Khofifah Kirim 9.825 Vaksin MR

Berita Terkait

Minggu, 31 Agustus 2025 - 02:11 WIB

Cegah Abrasi dan Jaga Keseimbangan Ekosistem Pesisir, KOSA Tanam 10 Ribu Mangrove di Sumenep

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:37 WIB

Usai Ditelpon Dasco, Menkes Budi Gunadi Sadikin Turun ke Sumenep Tangani KLB Campak

Senin, 25 Agustus 2025 - 10:09 WIB

P3TM Curiga Pejabat yang Ingin Berangus Rokok Lokal Didanai Bohir

Minggu, 24 Agustus 2025 - 12:34 WIB

Ledakan Misterius di Ambunten! Mobil Hangus, Rumah Ambruk dan Satu Orang Terluka

Minggu, 24 Agustus 2025 - 02:15 WIB

Serukan Brantas Rokok Ilegal, P3TM Sebut Nur Faizin Lukai Hati Petani Madura

Berita Terbaru

Opini

Bukan Lagi Soal Sanksi, Ini Soal Budaya Politik

Minggu, 31 Agu 2025 - 13:58 WIB