PAMEKASAN || KLIKMADURA – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Pamekasan terus menggenjot pelayanan publik melalui berbagai program penegakan peraturan daerah, penertiban, hingga penanganan kebakaran.
Hasilnya, peningkatan realisasi fisik dan keuangan (LFRK) tembus 80,61 persen pada Oktober 2026. Capaian tersebut meningkat dibandingkan September 2026 yang tercatat sebesar 68,85 persen.
Kepala Satpol PP dan Damkar Pamekasan, Munafi’, menyebut peningkatan itu tidak lepas dari kerja keras seluruh jajaran, termasuk kontribusi pimpinan sebelumnya.
“Iya, ini juga berkat kerja keras pimpinan sebelumnya dan teman-teman staf yang lain,” ungkapnya.
Munafi’ menjelaskan, pihaknya terus berupaya memaksimalkan pelayanan publik sekaligus menjalankan ketentuan peraturan bupati maupun peraturan daerah.
Sejumlah kegiatan yang dilakukan di antaranya sosialisasi larangan peredaran rokok ilegal atau tanpa pita cukai serta penertiban berbagai pelanggaran ketertiban umum.
Menurutnya, sosialisasi larangan rokok ilegal telah dilaksanakan sebanyak tujuh kali dengan sasaran 350 orang. Selain itu, Satpol PP dan Damkar juga telah melaksanakan 28 kali kegiatan operasional lapangan.
Upaya penegakan peraturan daerah juga dilakukan melalui penutupan enam tempat karaoke pada Sabtu (17/10/2026). Penutupan tersebut dilakukan karena tempat hiburan itu dinilai melanggar Peraturan Daerah Kabupaten Pamekasan Nomor 2 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Perda Nomor 3 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Hiburan dan Rekreasi.
“Penertiban juga kami lakukan terhadap pelanggaran ketertiban umum, PKL, karaoke, reklame tidak berizin, dan lainnya,” ujar mantan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pamekasan tersebut.
Di sektor pemadam kebakaran, Satpol PP dan Damkar Pamekasan juga mendapatkan tambahan satu unit armada baru pada tahun ini. Kendaraan jenis Hilux tersebut memiliki ukuran lebih kecil dibandingkan dua armada pemadam kebakaran yang sebelumnya dimiliki pemerintah daerah.
Dengan tambahan tersebut, jumlah armada pemadam kebakaran milik Pemkab Pamekasan menjadi tiga unit. Sementara itu, dukungan suplai air untuk operasional pemadaman tersedia melalui tiga unit mobil tangki.
“Mobil damkar yang baru sudah selesai, tinggal pengiriman dari Magelang. Semoga tetap memberikan manfaat kepada masyarakat,” tandas Munafi’. (enk/nda)














