Aspirasi Warga Diakomodasi, Dirjen Hubla Setujui Redesign Replacement Pelabuhan Sapudi

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga dan perwakilan di Kemenhub meninjau Pelabuhan Sapudi, Sumenep. (KLIKMADURA)

Warga dan perwakilan di Kemenhub meninjau Pelabuhan Sapudi, Sumenep. (KLIKMADURA)

SUMENEP || KLIKMADURA – Upaya masyarakat Pulau Sapudi memperjuangkan penyesuaian desain Replacement Pelabuhan Sapudi akhirnya membuahkan hasil.

Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) secara resmi menyetujui permintaan redesign pelabuhan tersebut.

Persetujuan itu diberikan setelah serangkaian audiensi dan penyampaian aspirasi secara resmi oleh perwakilan tokoh masyarakat Sapudi, lintas organisasi kemasyarakatan, unsur pemerintahan, hingga pemilik perahu rakyat.

Dalam forum tersebut, berbagai persoalan krusial disampaikan, khususnya terkait desain pelabuhan yang dinilai belum sepenuhnya menjawab kebutuhan masyarakat kepulauan.

Salah satu pemilik perahu rakyat, Andriono, menyoroti potensi terpinggirkannya pelayaran rakyat (Pelra) dalam desain pelabuhan sebelumnya.

Baca juga :  Dinkes Pamekasan Prioritaskan Program Digitalisasi Kesehatan

Menurutnya, pelabuhan bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan denyut utama distribusi logistik dan penggerak ekonomi warga Sapudi.

“Kami hanya ingin pelabuhan Sapudi ini tidak menghilangkan warisan tradisi lokal, yaitu Pelra yang selama ini menjadi penopang transportasi kebutuhan pokok masyarakat,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, perwakilan Dirjen Hubla yang akrab disapa Sandi menyampaikan bahwa masukan masyarakat menjadi pertimbangan penting dalam perencanaan pembangunan pelabuhan.

Ia mengaku telah melakukan kajian khusus atas aspirasi yang berkembang di Pulau Sapudi.

Hasilnya, Dirjen Hubla memutuskan untuk melakukan redesign Replacement Pelabuhan Sapudi agar lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat lokal.

Baca juga :  Realisasi Investasi Semester I di Pamekasan Tembus Rp147 Miliar

“Nanti pelabuhan untuk Pelra akan diredesign, dan akan dibangun tangga untuk sandar perahu agar akses bongkar muat lebih mudah,” katanya saat memaparkan hasil kajian di hadapan peserta audiensi.

Dirjen Hubla juga meminta tim teknis segera melakukan penyesuaian desain, termasuk kajian lanjutan, guna memastikan pelabuhan yang dibangun benar-benar fungsional, aman, dan berkelanjutan.

Usai audiensi, perwakilan Dirjen Hubla bersama lintas organisasi masyarakat serta rekanan pelaksana teknis langsung melakukan survei ke lokasi tempat bersandar perahu rakyat.

Berdasarkan kesepakatan bersama, akan dibangun empat tangga khusus untuk menunjang aktivitas sandar dan bongkar muat perahu Pelra.

Baca juga :  Jadi Pemateri Sekolah Politik, Bunda Zaenab Dorong Perempuan Jadi Pemimpin Berkualitas

Ketua GP Ansor Kecamatan Gayam, Zaini, menyambut positif keputusan tersebut. Ia berharap proses redesign dapat segera direalisasikan tanpa menghambat progres pembangunan pelabuhan.

Menurutnya, persetujuan Dirjen Hubla menjadi bukti keberpihakan pemerintah pusat terhadap kepentingan masyarakat kepulauan.

“Ini adalah hasil perjuangan bersama. Kami berharap Pelabuhan Sapudi ke depan benar-benar layak, aman, serta mampu meningkatkan konektivitas dan perekonomian masyarakat,” harapnya.

Redesign Replacement Pelabuhan Sapudi diharapkan mampu menjawab persoalan lama yang dihadapi masyarakat.

Sekaligus, menjadi penguat transportasi laut dan pertumbuhan ekonomi di Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep. (nda)

Berita Terkait

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang
Operasi Wirawaspada 2026 Digelar, Imigrasi Pamekasan Perketat Pengawasan Orang Asing

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 10:03 WIB

Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru