SPPG Larangan Tokol Janji Bertanggung Jawab Atas Kasus Keracunan MBG di TK Al-Falah

- Jurnalis

Rabu, 10 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERIK: Sejumlah warga beraktivitas di SPPG Larangan Tokol, Tlanakan, Pamekasan (IMDAD/KLIK MADURA).

TERIK: Sejumlah warga beraktivitas di SPPG Larangan Tokol, Tlanakan, Pamekasan (IMDAD/KLIK MADURA).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Kasus keracunan makanan di TK Al-Falah Tlanakan, Pamekasan akhirnya diakui oleh SPPG Larangan Tokol. Pihak penyedia makan bergizi gratis (MBG) tersebut menyatakan bahwa menu yang dikonsumsi siswa berasal dari dapur mereka.

Mewakili SPPG Larangan Tokol, Syaiful Arif meminta maaf atas insiden yang menimpa sejumlah siswa. Ia mengaku pihaknya sudah berupaya maksimal dalam menyiapkan menu makanan.

Namun, kejadian keracunan tersebut menjadi bahan evaluasi besar bagi dapur yang berlokasi di Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan itu.

“Kami mewakili SPPG dan mitra memohon maaf sebesar-besarnya. Kami pasti akan mengevaluasi semua anggota kami. Evaluasi itu sudah mulai dilakukan sejak kemarin sore agar kejadian serupa bisa diantisipasi,” ungkapnya.

Baca juga :  Gantikan Posisi Mas Tamam, Sekkab Masrukin Bakal Dilantik Jadi Pj Bupati Pamekasan

Syaiful menegaskan, pihaknya siap bertanggung jawab atas kasus keracunan tersebut. Saat ini, pihaknya tengah melakukan pendataan sekaligus berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait, termasuk Koramil dan Kodim.

Namun, ia belum bisa memastikan bentuk pertanggungjawaban yang akan diberikan. Menurutnya, hal itu masih menunggu hasil koordinasi lebih lanjut.

Lebih lanjut, Syaiful membenarkan bahwa menu MBG yang disajikan berupa nasi goreng dan daging ayam. Meski begitu, ia enggan berspekulasi soal penyebab pasti keracunan.

“Sampel sudah diambil kemarin oleh Polsek Tlanakan, jadi kami tidak bisa berkomentar lebih jauh soal penyebabnya. Yang jelas, SMK Ma’arif 1 juga masih menjadi pelaksana program MBG di SPPG kami sampai saat ini,” pungkasnya. (enk/nda)

Baca juga :  Bos MK Dinobatkan sebagai Pengusaha Muda Paling Inovatif 2023

Berita Terkait

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang
Operasi Wirawaspada 2026 Digelar, Imigrasi Pamekasan Perketat Pengawasan Orang Asing

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 10:03 WIB

Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru