Ratusan Simpatisan Ponpes Bongkar Indomaret di Pamekasan Pakai Alat Berat

- Jurnalis

Rabu, 7 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan simpatisan pondok pesantren se-kecamatan Palengaan saat menyaksikan pembongkaran gerai Indomaret di Desa Panaan, Kecamatan Palengaan, Rabu (7/10/2026).

Ratusan simpatisan pondok pesantren se-kecamatan Palengaan saat menyaksikan pembongkaran gerai Indomaret di Desa Panaan, Kecamatan Palengaan, Rabu (7/10/2026).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Penolakan terhadap keberadaan gerai ritel modern Indomaret di Desa Panaan, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, berujung pada pembongkaran bangunan, Rabu (7/10/2026).

Ratusan simpatisan dan alumni pondok pesantren (ponpes) se-Kecamatan Palengaan mendatangi lokasi gerai. Massa kemudian melakukan pembongkaran menggunakan alat berat jenis ekscavator.

Sebelum pembongkaran, massa terlebih dahulu berkumpul dan menyampaikan orasi di sekitar lokasi. Dalam orasinya, salah seorang peserta aksi menyerukan agar bangunan tersebut dibongkar hingga tidak tersisa.

“Hancurkan, hancurkan. Jangan sampai ada yang tersisa,” seru salah seorang orator dalam aksi tersebut.

Baca juga :  Disenggol di Jalan, Pria di Pamekasan Ngamuk hingga Lawan Masuk Rumah Sakit

Koordinator lapangan (korlap) aksi, Khairul Kalam, mengatakan pembongkaran dilakukan lantaran penolakan terhadap pembangunan gerai tersebut dinilai tidak mendapat tanggapan.

Menurutnya, keberatan terhadap pembangunan Indomaret telah disampaikan sebelumnya, baik kepada pemerintah maupun pihak perusahaan.

“Kami sebelumnya sudah mewanti-wanti agar pembangunan ini tidak dilakukan. Bahkan, kami sudah menyampaikan penolakan kepada pihak Indomaret maupun pemerintah melalui Bupati Pamekasan,” katanya.

Kalam menyebut aksi tersebut merupakan bentuk spontanitas ratusan simpatisan pondok pesantren yang merasa aspirasi mereka tidak diindahkan. Karena itu, massa kemudian mengambil langkah pembongkaran terhadap bangunan gerai.

Baca juga :  RSIA Puri Bunda Madura Diresmikan, Komitmen Beri Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat

“Seluruh perwakilan pondok pesantren se-Kecamatan Palengaan telah sepakat menolak keberadaan gerai ritel modern yang dinilai tidak berbasis pesantren,” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan dari pihak Indomaret maupun Pemerintah Kabupaten Pamekasan mengenai aksi pembongkaran tersebut. (ibl/nda)

Berita Terkait

Skema Insentif Baru MBG Berlaku, SPPG Dibayar Rp2 Ribu per Porsi
Seorang Ibu di Pamekasan Lapor Polisi, Diancam Pakai Celurit hingga Rumah Hendak Dibakar
Disdukcapil Pamekasan Belanja Komputer Rp873 Juta, Pelayanan KTP dan KIA Diperkuat di Kecamatan
Perkuat Koordinasi dengan Desa dan Kelurahan, DPRKP Pamekasan Matangkan Program Pembangunan 2026
Wagub Jatim Emil Dardak Soroti Layanan Kesehatan hingga Antisipasi Bencana di Pamekasan
Emil Dardak Sidak RSD Mohammad Noer, Pembangunan Dikebut Target Beroperasi 2027
HUT Ke-81 TNI, Ketua DPRD Pamekasan Sebut Tentara Benteng Pertama dan Terakhir Negeri
Polisi Dalami Dugaan Penganiayaan Santri di Batumarmar Pamekasan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Ratusan Simpatisan Ponpes Bongkar Indomaret di Pamekasan Pakai Alat Berat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 01:25 WIB

Skema Insentif Baru MBG Berlaku, SPPG Dibayar Rp2 Ribu per Porsi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:11 WIB

Seorang Ibu di Pamekasan Lapor Polisi, Diancam Pakai Celurit hingga Rumah Hendak Dibakar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:58 WIB

Disdukcapil Pamekasan Belanja Komputer Rp873 Juta, Pelayanan KTP dan KIA Diperkuat di Kecamatan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Perkuat Koordinasi dengan Desa dan Kelurahan, DPRKP Pamekasan Matangkan Program Pembangunan 2026

Berita Terbaru