PAMEKASAN || KLIKMADURA – Puluhan ribu masyarakat dan alumni memadati halaman Pondok Pesantren Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Al-Hamidy Banyuanyar, Pamekasan, Minggu (8/3/2026). Mereka datang untuk menghadiri Haul ke-93 RKH. Abd. Hamid bin Maulana RKH. Itsbat.
Kegiatan rutin tahunan yang digelar setiap bulan suci Ramadan tersebut berlangsung khidmat. Ribuan jemaah dari berbagai daerah tampak larut dalam lantunan dzikir dan doa.
Haul tersebut juga dihadiri sejumlah ulama besar dari luar negeri dan tokoh nasional. Di antaranya ulama asal Mekkah, Syaikh Mazid Abdul Azim dan Habib Abdullah Al-Haddad.
Selain itu, beberapa pengasuh pondok pesantren besar di Indonesia turut hadir, seperti Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo KH. Moh. Zuhri Zaini dan Pengasuh Pondok Pesantren Langitan Tuban KH. Ubaidillah Faqih, serta para kiai dari berbagai pesantren lainnya.
Tidak hanya itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan ikut menghadiri rangkaian kegiatan haul. Hadir juga Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Pangdam V Brawijaya, Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, serta Ketua dan Wakil Ketua DPRD Pamekasan.
Acara berlangsung lancar tanpa kendala. Lantunan dzikir dan doa yang dipimpin para ulama menyelimuti kawasan pesantren, menghadirkan suasana sejuk dan penuh penghayatan bagi para jemaah yang hadir.
Dalam sambutannya, Pengasuh PP LPI Al-Hamidy Banyuanyar, RKH. Muhammad Rofi’i Baidhowi, menyampaikan terima kasih kepada seluruh alumni, santri, dan masyarakat yang telah berpartisipasi serta menghadiri haul tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh alumni dan semua pihak yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan haul ini,” katanya.
RKH. Muhammad Rofi’i mengenang sosok RKH. Abd. Hamid bin Maulana RKH. Itsbat sebagai ulama yang sangat istiqamah dalam beribadah. Menurutnya, keistiqamahan RKH. Abd. Hamid begitu luar biasa, bahkan dalam hal kecil sekalipun.
“Beliau sangat istiqamah dalam ibadahnya. Bahkan ketika tahajud selalu pada jam yang sama, termasuk meletakkan sandal di tempat yang sama dan tidak pernah bergeser,” ucapnya.
Suasana haru menyelimuti acara saat RKH. Muhammad Rofi’i memanjatkan doa. Air matanya tak terbendung ketika memohon kepada Allah agar seluruh keluarga, santri, dan jemaah yang hadir diberikan keberkahan.
Ia berdoa agar anak cucu yang ditinggalkan almarhum, para santri, serta masyarakat yang hadir menjadi pribadi yang istiqamah dalam kebaikan.
“Semoga kita semua diwafatkan dalam keadaan husnul khotimah, menjadi orang yang istiqamah, diberikan anak-anak yang saleh dan salehah, serta dipertemukan kembali di surga Allah SWT.” Doanya.
RKH. Muhammad Rofi’i Baidhowi juga mengajak seluruh jemaah yang hadir untuk membaca Surat Al-Fatihah yang dikhususkan kepada para ulama dan umat Islam di Timur Tengah yang sedang dilanda gejolak peperangan.
“Semoga umat Islam yang sedang menghadapi peperangan diberikan kemenangan oleh Allah SWT,” ujarnya, (ibl/nda).














