Program Satu Guru Satu Buku Sukses, Disdikbud Pamekasan Pamerkan 253 Buku Karya Guru

- Jurnalis

Sabtu, 16 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, KLIKMADURA – Program Satu Guru Satu Buku (Sagusaku) yang diprakarsai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan berlangsung sukses. Terbukti, sebanyak 253 buku berhasil lahir dari tangan para pendidik di Kota Gerbang Salam.

Ratusan buku itu dipamerkan dalam kegiatan Gebyar Literasi 2023 yang digelar di SDN Bugih I, Sabtu (16/9/2023). Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPRD Pamekasan Halili Yasin dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Kepala Disdikbud Pamekasan Akhmad Zaini menyampaikan, Gebyar Literasi 2023 itu mengusung tema “Melalui Literasi Kita Bisa Menginspirasi”. Kegiatan tersebut sebagai puncak perayaan lahirnya ratusan buku yang dihasilnya guru melalui program Sagusaku.

Baca juga :  Dipicu Dendam Lama, Mad Hasan Bacok Tetangga Pakai Celurit

“Dalam kegiatan ini kami memberikan bekal dalam bentuk short course bagi para guru dengan program satu guru satu buku agar guru menjadi pembaca dan penulis yang baik.” katanya.

Disdikbud juga menggelar diskusi panel untuk berbagi pengalaman antara guru yang sudah menulis dengan guru yang belum menghasilkan karya buku. Harapannya, para guru itu termotivasi dan segera menulis.

“Dengan terbitnya 253 judul buku, membuktikan bahwa program Sagusaku ini sangat membantu para guru untuk terus mengembangkan potensi menulisnya,” kata Zaini.

Mantan Kepala Perpustakaan Daerah itu menyampaikan, setiap tahun diupayakan ada buku hasil karya para guru. Tahun 2023 saja, sebanyak 30 judul buku berhasil diterbitkan.

Baca juga :  SDN Potoan Daja 2 Pamekasan Terbakar, Tiga Ruang Kelas Hangus Dilalap Api

Penerbitan ratusan buku itu bekerja sama dengan media guru Indonesia dan beberapa penerbit lainnya. Penerbit  juga memberikan bimbingan dan arahan kepada para guru agar bisa menulis lebih baik lagi.

Zaini Berharap gerakan menulis buku itu terus berjalan dan menjadi budaya. Dengan demikian, dunia literasi di Pamekasan, khususnya di kalangan tenaga pendidik semakin menggeliat.

“Siapapun kepala dinas dan pemimpin daerahnya, kami harap agar program ini terus dikembangkan agar guru bisa menjadi penulis profesional,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Pamekasan Halili Yasin mengpresiasi kegiatan gebyar literasi itu. Terlebih, karena ratusan buku lahir dari tangan kreatif para guru.

Baca juga :  477 Sekolah Dasar di Pamekasan Siap Tampung 17.248 Siswa 

“Kita harus konsisten dalam mengembangkan budaya literasi agar tingkat membaca dan menulis di Kabupaten Pamekasan terus meningkat,” tandasnya. (ibl/diend)

Berita Terkait

849 Mahasiswa Diwisuda, Rektor UNIRA Minta Para Sarjana Harus Berdampak bagi Masyarakat
Tegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, PCNU Pamekasan Apresiasi Penutupan Sejumlah Tempat Hiburan
HSN 2026, PCNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi
Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045
Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim
Dishub Pamekasan Usulkan Rp 1,2 Miliar untuk Pengadaan PJU di Empat Titik
Investor Bisa Berpikir Ulang ke Pamekasan, HIPMI Buka Suara Soal Pembongkaran Indomaret
PAD Parkir Pamekasan Tembus Rp4,4 Miliar, Target 2026 Masih Kurang Rp600 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:32 WIB

849 Mahasiswa Diwisuda, Rektor UNIRA Minta Para Sarjana Harus Berdampak bagi Masyarakat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Tegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, PCNU Pamekasan Apresiasi Penutupan Sejumlah Tempat Hiburan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:18 WIB

HSN 2026, PCNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim

Berita Terbaru