Perjalanan Imam Agus Faizial, Alumni PSC Klik Madura yang Berhasil Raih Juara 3 Duta Genre Jatim

- Jurnalis

Selasa, 9 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Imam Agus Faizial, juara 3 duta genre Provinsi Jawa Timur saat ditemui di sekolahnya. (DOK. KLIKMADURA)

Imam Agus Faizial, juara 3 duta genre Provinsi Jawa Timur saat ditemui di sekolahnya. (DOK. KLIKMADURA)

Usaha memang tidak pernah mengkhianati hasil. Kalimat itu tepat menggambarkan perjalanan Imam Agus Faizial, siswa kelas XII SMAN 3 Pamekasan, yang berhasil meraih juara 3 Duta Genre Jawa Timur 2025. 

Di balik pencapaiannya, ada kerja keras, dedikasi, serta pengalaman berharga yang turut ditempa lewat Public Speaking Class (PSC) Klik Madura.

———-

LAILIYATUN NURIYAH, Pamekasan, Klik Madura.

—-

SUASANA pagi di SMAN 3 Pamekasan kala itu masih dipenuhi kegiatan belajar mengajar. Di ruang tamu sekolah, jurnalis Klik Madura menunggu, hingga datang seorang remaja bertubuh tegap dengan pakaian rapi. Sambil tersenyum ia menyapa ramah, “Kak, saya Faiz, mungkin bisa ngobrol di ruang sebelah.”

Percakapan pun mengalir. Faiz menceritakan bagaimana dirinya bisa sampai ke podium juara 3 Duta Genre Jawa Timur. “Awalnya melalui seleksi di tingkat kabupaten. Alhamdulillah terpilih sebagai juara pertama, lalu lanjut ke provinsi,” kisahnya.

Baca juga :  Dewan Juri Mulai Seleksi Ratusan Karya Kolase Perca Batik, Pemenang Akan Diumumkan Hari Ini

Bagi Faiz, melangkah ke tingkat provinsi bukan hal yang mudah. Ia harus menjalani proses panjang, termasuk pengabdian satu tahun penuh di Kabupaten Pamekasan.

Dari sejumlah program yang ditawarkan, Faiz memilih fokus pada isu lansia dengan tema Lansia Energi Tua Raga dan Jiwa (Lentera).

“Program itu memang dikhususkan untuk lansia di Pamekasan. Kami menggelar banyak kegiatan, salah satunya berkolaborasi dengan klub senam dan perkumpulan pensiunan PNS,” jelasnya.

Tak hanya itu, Faiz juga aktif memberikan edukasi dan sosialisasi agar para lansia lebih sehat, produktif, dan bahagia.

Selain pengalaman organisasi, Faiz mengaku banyak belajar tentang percaya diri dan berbicara di depan umum. Salah satu bekal penting yang dia rasakan datang dari pelatihan Public Speaking Klik Madura.

Baca juga :  Puskesmas Pademawu Bekali Kader Posyandu Melalui Workshop Pengelolaan Pelayanan dan Kunjungan Rumah Kader

“Alhamdulillah, saya dapat ilmu public speaking dari kelas Klik Madura batch pertama. Di sana saya belajar cara bersikap, memahami audiens, dan tampil lebih percaya diri. Itu sangat mendukung saya di panggung Duta Genre,” ungkapnya.

Faiz menegaskan, tujuan utama mengikuti Duta Genre adalah agar bisa memberi dampak nyata bagi remaja di Pamekasan. Ia ingin menjadi bagian dari perubahan positif, terutama untuk menghindarkan remaja dari pernikahan dini dan perilaku berisiko.

“Semoga saya bisa menjadi motor penggerak bagi generasi penerus agar merencanakan masa depan lebih baik, sehat, kuat, dan ceria,” tegasnya.

Selain Duta Genre, Faiz juga aktif mengikuti berbagai ajang, mulai dari KTI, FLS2N, hingga mempersiapkan olimpiade medspin di Universitas Airlangga. Cita-citanya jelas, yakni masuk sekolah kedinasan dan terus berprestasi.

Baca juga :  Kepala SMAN 3 Pamekasan Apresiasi BTS, Sebut Bisa Rangsang Daya Kreativitas Siswa

Keberhasilan Faiz tidak lepas dari peran Forum Genre Indonesia (FGI) Pamekasan. Ketua FGI, Rofli Ainur Roziq, menegaskan bahwa strategi kekeluargaan dan gotong royong menjadi kunci.

“Kekuatan kami bukan hanya intelektual, tapi kekeluargaan. Dengan kebersamaan, sinergi, dan kerja sama, Faiz bisa mengharumkan nama Pamekasan,” kata Rofli.

Prestasi Imam Agus Faizial menjadi bukti nyata bahwa pembinaan remaja membutuhkan wadah, dukungan, dan kesempatan. Klik Madura merasa bangga telah menjadi bagian dari perjalanannya. Khususnya, dalam menempa skill public speaking yang terbukti menjadi senjata penting di panggung Duta Genre. (*)

Berita Terkait

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani
UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:13 WIB

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru