Peringati HSN 2025, Bupati Pamekasan Imbau ASN hingga Kades Kenakan Busana Santri

- Jurnalis

Selasa, 21 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman saat berdialog dengan jamaah shalat Jumat di salah satu masjid beberapa waktu lalu. (DOK. KLIKMADURA)

Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman saat berdialog dengan jamaah shalat Jumat di salah satu masjid beberapa waktu lalu. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA — Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman mengimbau aparatur sipil negara (ASN), pegawai BUMN, BUMD serta kepala desa dan lurah ikut memeriahkan Hari Santri Nasional (HSN) 2025.

Salah satunya, dengan mengenakan busana santri selama tiga hari. Yakni, sejak tanggal 21 sampai 23 Oktober 2025.

Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 100.3.4.2/229/432.012/2025 tentang Peringatan Hari Santri Nasional di Kabupaten Pamekasan Tahun 2025.

Dalam surat yang ditandatangani secara elektronik oleh Bupati Pamekasan pada 20 Oktober 2025 itu disebutkan, seluruh karyawan di lingkungan kerja pemerintahan dan lembaga vertikal diminta mengenakan pakaian khas santri.

Baca juga :  Di Hadapan Ratusan Kader Muda NU, Direktur Klik Madura Gelorakan Bijak Bermedia Sosial

“Untuk laki-laki, diwajibkan mengenakan baju muslim, sarung batik atau tenun lokal, songkok hitam, serta sepatu. Sementara bagi perempuan diimbau mengenakan baju muslimah bernuansa batik dan tetap bersepatu,” katanya, dalam surat tersebut.

Langkah tersebut dilakukan untuk menumbuhkan semangat kebangsaan dan menegaskan peran santri dalam perjuangan nasional.

Selain itu, pemerintah daerah juga berupaya menanamkan nilai-nilai religiusitas dan kearifan lokal melalui simbol busana tradisi pesantren tersebut.

KH. Kholilurrahman berharap, seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam memeriahkan peringatan HSN.

Sekaligus, menjadikan sebagai momentum memperkuat identitas keislaman dan kebangsaan di Kabupaten Pamekasan. (nda)

Baca juga :  Berlangsung Khidmat, Ribuan Santri Ikuti Apel Kebangsaan HSN 2024 di Universitas Islam Madura

Berita Terkait

Lindungi Modal Petani Tembakau, DKPP Pamekasan Siapkan BPP sebagai Acuan Pabrik
Empat SMAN di Pamekasan Sepi Peminat, Kuota SPMB 2026 Belum Terpenuhi
Harga Material Naik, Proyek Jalan DBHCHT Rp6 Miliar di Pamekasan Belum Dikerjakan
Penetapan 30 Siswa Baru SRMP Pamekasan Belum Final, Masih Tunggu SK Bupati
Hanya Butuh Waktu Sepekan, Satreskrim Polres Pamekasan Berhasil Ungkap 7 Kasus Pencurian
Langkah RSIA Puri Bunda Madura Angkat Rahim Ibu Muda Dinilai Tepat, Kini Pasien dan Bayi Kembali Sehat
Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Perbankan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Realisasi Program Kampung Nelayan di Pamekasan Tak Jelas, Pemkab Berdalih Tunggu Kepastian Pemerintah Pusat

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:12 WIB

Lindungi Modal Petani Tembakau, DKPP Pamekasan Siapkan BPP sebagai Acuan Pabrik

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:10 WIB

Empat SMAN di Pamekasan Sepi Peminat, Kuota SPMB 2026 Belum Terpenuhi

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:41 WIB

Harga Material Naik, Proyek Jalan DBHCHT Rp6 Miliar di Pamekasan Belum Dikerjakan

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:22 WIB

Hanya Butuh Waktu Sepekan, Satreskrim Polres Pamekasan Berhasil Ungkap 7 Kasus Pencurian

Senin, 29 Juni 2026 - 14:38 WIB

Langkah RSIA Puri Bunda Madura Angkat Rahim Ibu Muda Dinilai Tepat, Kini Pasien dan Bayi Kembali Sehat

Berita Terbaru