PAMEKASAN || KLIKMADURA – Rencana revitalisasi sejumlah kawasan pedagang kaki lima (PKL) di Kabupaten Pamekasan dipastikan tidak bisa direalisasikan tahun ini. Penyebabnya, karena pemkab mengalami keterbatasan anggaran.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja (Diskop UKM Naker) Pamekasan, Muttaqin, mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan konsep penataan untuk beberapa titik kuliner. Namun seluruh rencana harus ditunda akibat keterbatasan anggaran daerah.
“Rencana revitalisasi tempat kuliner tahun ini belum bisa dilaksanakan karena keterbatasan anggaran,” katanya, Senin (17/11/2025).
Muttaqin menjelaskan bahwa beberapa lokasi sudah masuk dalam program prioritas bupati, termasuk kawasan Sae Salera dan Food Colony.
“Arahan dari Pak Bupati memang untuk dilakukan penataan di beberapa lokasi PKL, dua di antaranya Sae Salera dan Food Colony. Tapi karena terkendala anggaran, kami mengalami kesulitan,” ujarnya.
Muttaqin menyampaikan bahwa Sae Salera menjadi titik yang paling membutuhkan perhatian. Tenda dan fasilitas pedagang dinilai sudah tidak layak dan memperburuk tata kota.
“Minimal di Sae Salera, tenda para PKL diganti untuk memperindah tata kelola kota,” tandasnya.
Diskop UKM Naker masih menunggu kepastian anggaran agar rencana penataan PKL dapat kembali dimasukkan dalam program kerja pada tahun anggaran berikutnya. (ibl/nda)














