Kepala Desa Tiga Kabupaten Adu Skill, PKDI Cup II 2026 Dihelat di SGMRP

- Jurnalis

Kamis, 6 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pemekasan melakukan tendangan bola yang menandakan pertandingan turnamen cup PKDI II 2026 resmi dimulai. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Bupati Pemekasan melakukan tendangan bola yang menandakan pertandingan turnamen cup PKDI II 2026 resmi dimulai. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Cup II 2026 resmi dimulai. Pertandingan babak penyisihan Grup J berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Kamis (6/8/2026).

Grup J diikuti tiga tim. Yakni, PKDI Kabupaten Pamekasan, PKDI Kabupaten Sampang dan PKDI Kabupaten Sumenep. Pertandingan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari.

Laga pertama mempertemukan PKDI Kabupaten Sampang melawan PKDI Kabupaten Sumenep. Selanjutnya, PKDI Kabupaten Pamekasan dijadwalkan menghadapi PKDI Kabupaten Sumenep. Pertandingan terakhir akan mempertemukan PKDI Kabupaten Sampang melawan PKDI Kabupaten Pamekasan.

Turnamen tersebut memiliki keunikan tersendiri. Sebab, pemain yang berlaga bukan atlet profesional, melainkan kepala desa dan penjabat (Pj) kepala desa dari masing-masing kabupaten. Bahkan, rata-rata usia pemain di atas 40 tahun.

Baca juga :  Berikan Jaminan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus, Disdikbud Pamekasan Luncurkan Unit Layanan Disabilitas

Ketua Panitia Turnamen Cup II PKDI 2026, A. Fauzi M mengatakan bahwa kompetisi tersebut merupakan agenda rutin tahunan. Pelaksanaan tahun ini merupakan tahun kedua setelah sebelumnya dipusatkan di Kabupaten Gresik.

“Bukan semata-mata untuk mencari kemenangan, tapi ini ajang silaturahmi antar kepala desa di Jawa Timur,” katanya.

Dia menjelaskan, pelaksanaan turnamen tingkat Jawa Timur terbagi menjadi 10 grup. Babak penyisihan menggunakan sistem setengah kompetisi dan tidak menerapkan sistem home and away.

Juara grup serta runner-up terbaik dari seluruh grup akan melaju ke babak selanjutnya sesuai ketentuan kompetisi.

Baca juga :  Hozizah, Terdakwa Kasus Penipuan Nasabah Pegadaian Minta Keringanan Hukuman

“Nantinya akan dipilih empat tim terbaik Jawa Timur untuk mengikuti pertandingan tingkat nasional yang direncanakan berlangsung di Jawa Tengah,” ujarnya.

Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Turnamen Cup II PKDI 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi langkah konkret untuk memperkuat kebersamaan antarkepala desa.

“Ini merupakan langkah konkret yang dilakukan PKDI dalam menyatukan semangat dan menjalin silaturahmi antar kepala desa,” tandasnya. (ibl/nda).

Berita Terkait

Kabar Gembira! Job Fair Pamekasan Sediakan 1.246 Lowongan Kerja
Cegah APBD Jebol, Pemkab Pamekasan Cicil Dana Cadangan Pilkada Rp60 Miliar selama Tiga Tahun
Tertarik pada Luka-Luka Cinta Royyan Julian, Tauhed Supratman Raih Penghargaan Sutasoma
Pemkab Pamekasan Pastikan UHC Prioritas Aktif November 2026, Klaim Cakupan Peserta Capai 98,8 Persen
Pemilik Warung Seblak Moms Iphiie Akhirnya Ditangkap Polisi, Diduga Terlibat Kasus Investasi Bodong 
Kapus Waru Pamekasan Ungkap Pemicu Gangguan Kesehatan Jiwa, Dukungan Keluarga Jadi Kunci Pemulihan
AJP-DKP Bakal Gelar Pekan Kebudayaan Madura, Angkat Warisan M. Tabrani untuk Indonesia
Pagelaran Karapan Sapi Pamekasan Tanpa Suntikan Dana Pemkab, Peserta Patungan hingga Ratusan Juta

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Kabar Gembira! Job Fair Pamekasan Sediakan 1.246 Lowongan Kerja

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Tertarik pada Luka-Luka Cinta Royyan Julian, Tauhed Supratman Raih Penghargaan Sutasoma

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:17 WIB

Pemkab Pamekasan Pastikan UHC Prioritas Aktif November 2026, Klaim Cakupan Peserta Capai 98,8 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:52 WIB

Pemilik Warung Seblak Moms Iphiie Akhirnya Ditangkap Polisi, Diduga Terlibat Kasus Investasi Bodong 

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:45 WIB

Kapus Waru Pamekasan Ungkap Pemicu Gangguan Kesehatan Jiwa, Dukungan Keluarga Jadi Kunci Pemulihan

Berita Terbaru