Jumlah Dinas Bakal Dirampingkan, Bupati Kholilurrahman Sebut Hemat Anggaran Rp3,1 Miliar

- Jurnalis

Sabtu, 22 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman didampingi Plh Sekda Taufikurrachman saat diwawancara awak media. (DOK. KLIKMADURA)

Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman didampingi Plh Sekda Taufikurrachman saat diwawancara awak media. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Wacana Penggabungan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan semakin menguat.

Bahkan, Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman memastikan konsep perampingan tiga organisasi perangkat daerah (OPD) sudah dirumuskan oleh tim internal.

“Konsep sudah ada. Insyaallah tiga OPD yang akan digabungkan,” kata Bupati Kholilurrahman.

Namun, mantan anggota DPR RI itu belum bisa membeberkan tiga OPD yang masuk daftar perampingan. Sebab pembahasan teknis masih berjalan di internal Pemkab.

“OPD mana saja nanti setelah selesai dibahas. Yang pasti berdampak pada efisiensi anggaran,” ujarnya.

Baca juga :  Sambut Hari Kemerdekaan ke-80 RI, Disperindag Pamekasan Gelar Pasar Murah

Dengan dilakukannya penggabungan tiga OPD tersebut akan berpotensi menghemat anggaran daerah hingga Rp 3,1 miliar setiap tahun. Bahkan, kebijakan juga akan memicu pergeseran jabatan eselon II dan eselon III.

“Otomatis berdampak pada pergeseran jabatan eselon II dan eselon III,” ucapnya.

Ketua Komisi I DPRD Pamekasan, Lutfi merespons positif langkah perampingan OPD tersebut. Bahkan menurutnya, kebijakan itu bisa memperkuat kondisi fiskal daerah yang selama ini tertekan oleh belanja aparatur.

“Untuk sementara drafnya belum masuk,” tandasnya. (ibl/nda)

Berita Terkait

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang
Operasi Wirawaspada 2026 Digelar, Imigrasi Pamekasan Perketat Pengawasan Orang Asing

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 10:03 WIB

Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru