Harta Kekayaan Sekretaris Bakorwil Pamekasan Jadi Sorotan, Lebih Tajir dari Kaban

- Jurnalis

Kamis, 6 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bakorwil Pamekasan, Sufi Agustini didampingi Sekretaris Muhyi dalam sebuah kegiatan. (SUMBER FOTO: IG @bakorwilpamekasan)

Kepala Bakorwil Pamekasan, Sufi Agustini didampingi Sekretaris Muhyi dalam sebuah kegiatan. (SUMBER FOTO: IG @bakorwilpamekasan)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Kinerja Badan Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan (Bakorwil) IV Pamekasan tengah menjadi sorotan masyarakat.

Pemicunya, karena instansi yang merupakan kepanjangan tangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur itu dinilai tidak maksimal menjalankan tugas. Bahkan, program yang dinilai paling menonjol hanya pagelaran karapan sapi dan sapi sonok.

Kemudian, yang tak kalah menjadi sorotan yakni harta kekayaan Muhyi. Pria yang menjabat sekretaris Bakorwil Pamekasan itu memiliki kekayaan fantastis. Bahkan, lebih tajir dibanding Sufi Agustini selaku kepala bakorwil.

Berdasarkan catatan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dirilis KPK, Muhyi memiliki harta kekayaan sebesar Rp 2.782.803.760.

Baca juga :  Sedimen Hasil Pengerukan Sungai Jombang Pamekasan Diperjualbelikan 

Harta kekayaan tersebut terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp 2.005.505.000. Kemudian, alat transportasi seperti Mobil Expander, dan sejumlah motor dengan total nilai Rp 201.000.000.

Muhyi juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya sebesar Rp 326.450.000. Lalu, dia juga punya kas dan setara kas sebesar Rp 249.803.760.

Dalam LHKPN yang dirilis pada 6 Maret 2025 atau periodik 2024 itu, Muhyi tercatat tidak memiliki hutang sepeserpun.

Berbeda dengan Sufi Agustini selaku Kepala Bakorwil IV Pamekasan. Dia tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp 2.033.617.673 dengan nominal hutang sebesar Rp 455.432.000.

Baca juga :  Partai Gelora Desak Bupati Pamekasan Segera Isi Kekosongan Jabatan OPD 

Dengan demikian, kekayaan bersih milik perempuan berhijab tersebut hanya sebesar Rp 1.578.185.673. Nominal tersebut lebih rendah dibanding harta kekayaan Muhyi yang mencapai Rp 2.782.803.760.

Koordinator Kaukus Pemuda Madura (KPM) Teguh Firman Hidayat mengatakan, peran Bakorwil untuk pembangunan Madura belum terasa.

Terbukti, masing-masing kabupaten di Madura terkesan berjalan sendiri-sendiri. Seharusnya, bakorwil berfungsi untuk mengintegerasikan program empat kabupaten sehingga dampaknya lebih nyata dirasakan masyarakat.

“Sejauh ini, Bakorwil terkesan hanya sebagai penyelenggara karapan sapi dan sapi sonok. Padahal, peran utamanya adalah mengkoordinasikan empat kabupaten,” katanya.

Dengan demikian, dia meminta Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa untuk mengevaluasi kinerja Bakorwil Pamekasan. Bahkan, komposisi kepala dan sekretaris wajib diganti karena kinerjanya tidak maksimal.

Baca juga :  Mahfud MD Orasi Kebangsaan di Pamekasan, Tekankan Penegakan Hukum sebagai Fondasi Bangsa

“Ibu gubernur kami minta tidak segan melakukan evaluasi terhadap kepala dan sekretaris bakorwil karena kami nilai kinerjanya kurang memuaskan,” katanya.

Teguh juga menyoroti harta kekayaan Muhyi yang lebih besar dibanding harta kekayaan Sufi Agustini selaku kaban.

“Patut dipertanyakan, kok bisa anak buah lebih tajir dari kepala. Sepertinya, patut dilakukan audit,” katanya.

Sayangnya, upaya konfirmasi kepada Muhyi tidak membuahkan hasil. Pesan yang disampaikan Klik Madura melalui nomor pribadinya tidak direspons. (nda)

Berita Terkait

Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim
Dishub Pamekasan Usulkan Rp 1,2 Miliar untuk Pengadaan PJU di Empat Titik
Investor Bisa Berpikir Ulang ke Pamekasan, HIPMI Buka Suara Soal Pembongkaran Indomaret
PAD Parkir Pamekasan Tembus Rp4,4 Miliar, Target 2026 Masih Kurang Rp600 Juta
Biaya Listrik PJU Pamekasan Tembus Rp16,1 Miliar
Hari Santri Nasional 2026, UIM Perkuat Tradisi Pesantren Lewat Berbagai Kegiatan
Satpol PP dan Damkar Pamekasan Tambah Armada Baru, Anggarkan Rp1,5 Miliar
Disdikbud Pamekasan Rencanakan Perluasan Museum Mandhilaras, Targetkan Realisasi 2027

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Dishub Pamekasan Usulkan Rp 1,2 Miliar untuk Pengadaan PJU di Empat Titik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:18 WIB

Investor Bisa Berpikir Ulang ke Pamekasan, HIPMI Buka Suara Soal Pembongkaran Indomaret

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:42 WIB

PAD Parkir Pamekasan Tembus Rp4,4 Miliar, Target 2026 Masih Kurang Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Biaya Listrik PJU Pamekasan Tembus Rp16,1 Miliar

Berita Terbaru