Hanya Dari 4 Perusahaan, Pendapatan Sektor Migas Madura Tembus Rp 33,3 Triliun Pertahun

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 20 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Kekayaan sumber daya alam (SDA) Madura sangat melimpah. Dari sektor migas saja, dana puluhan triliun rupiah bisa mengalir.

Hal itu disampaikan Anggota DPD RI Ahmad Nawardi saat menghadiri musyawarah tokoh Madura yang digelar Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP), Jumat (19/7/2024).

Nawardi menyampaikan, sangat disayangkan tiga kabupaten di Madura masuk kategori termiskin di Jawa Timur. Padahal, kekayaan alamnya sangat melimpah yang seharusnya bisa menopang kesejahteraan.

Dijelaskan, pendapatan dari empat perusahaan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) Migas yang beroperasi di Madura mencapai Rp 33,3 triliun pertahun.

Pendapatan yang sangat fantastis itu jika dikembalikan kepada masyarakat Madura, tentu akan sangat sejahtera.

Baca juga :  Diduga Terjadi Pengrusakan Mangrove di Pamekasan, Pemerintah Diminta Tidak Tinggal Diam

Potensi lain yang juga bisa menopang perekonomian masyarakat Madura adalah tembakau. Potensi bahan dasar rokok itu di seluruh Madura mencapai 10 – 12 ribu ton pertahun. Jika rata-rata harga Rp 50 ribu perkilogram, maka akan keluar angka Rp 600 miliar.

Kemudian, pendapatan asli daerah (PAD) yang berhasil dikelola masing-masing pemkab di Madura bisa tembus di angka Rp 1 triliun pertahun.

Perinciannya, Bangkalan sekitar Rp 300 miliar, Sampang sekitar Rp 180 miliar, Pamekasan sekitar Rp 200 miliar dan Sumenep sekitar Rp 300 miliar.

”Artinya, Madura memiliki potensi kekayaan alam yang luar biasa untuk menopang sektor perekonomian masyarakat,” katanya.

Baca juga :  Dokter Maksimal Buka Praktik di Tiga Tempat, Jika Melanggar SIP Bisa Dicabut

Dengan demikian, demi terwujudnya masyarakat Madura yang sejahtera, satu-satunya jalan hanya memekarkan Madura dari Provinsi Jawa Timur.

Sebab, dengan menjadi daerah otonomi sendiri, kekayaan alam itu akan dikelola oleh masyarakat Madura dan akan kembali ke Madura.

Salah satu kunci agar Madura bisa menjadi provinsi adalah kekompakan. Menurut Nawardi, kekompakan dari seluruh stakeholders butuh ditingkatkan.

Utamanya, kekompakan dari para pemangku kebijakan seperti bupati dan seluruh ketua dewan di Madura.

Jika para pemangku kebijakan itu kompak, maka usulan pemekaran Madura menjadi provinsi bisa diproses secara cepat. Sebab, sesuai prosedur yang berlaku, usulan pemekaran itu harus disampaikan oleh bupati dan diparipurnakan di dewan.

Baca juga :  KPK Kembali Lakukan Pemeriksaan di Pamekasan, Seputar Pokmas?

Lalu, diusulkan kepada gubernur Jawa Timur. Selanjutnya, Gubernur Jawa Timur bersama DPRD Jawa Timur juga menggelar rapat paripurna untuk diusulkan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendageri).

”Mari sama-sama berjuang untuk Madura yang lebih baik dan lebih sejahtera dengan menjadikan Madura sebagai provinsi,” ajaknya.

Wakil Bupati Sumenep Hj. Dewi Khalifah menyampaikan, potensi migas di Sumenep cukup tinggi. Dari 27 titik migas yang ada, baru 5 yang dieksplorasi. ”Masih tersisa 22 titik yang belum dieksplorasi,” tandasnya. (pen)

Berita Terkait

Biaya Listrik PJU Pamekasan Tembus Rp16,1 Miliar
Hari Santri Nasional 2026, UIM Perkuat Tradisi Pesantren Lewat Berbagai Kegiatan
Satpol PP dan Damkar Pamekasan Tambah Armada Baru, Anggarkan Rp1,5 Miliar
Disdikbud Pamekasan Rencanakan Perluasan Museum Mandhilaras, Targetkan Realisasi 2027
Tim Gabungan Segel Hotel Putri dan Sejumlah Tempat Hiburan di Pamekasan
Pemkab Pamekasan Berpotensi Dapat Kucuran Anggaran Rp107 Miliar untuk Penanganan Sampah
Disdikbud Pamekasan Apresiasi SDN Kowel 3, Dorong Guru Naik Level Lewat Digitalisasi Pembelajaran
Lapangan Karapan Sapi Pamekasan Belum Layak Gelar Piala Presiden, Pakar Sakera Minta Segera Dibenahi

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Biaya Listrik PJU Pamekasan Tembus Rp16,1 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:01 WIB

Hari Santri Nasional 2026, UIM Perkuat Tradisi Pesantren Lewat Berbagai Kegiatan

Senin, 19 Oktober 2026 - 06:58 WIB

Satpol PP dan Damkar Pamekasan Tambah Armada Baru, Anggarkan Rp1,5 Miliar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Disdikbud Pamekasan Rencanakan Perluasan Museum Mandhilaras, Targetkan Realisasi 2027

Minggu, 18 Oktober 2026 - 02:16 WIB

Tim Gabungan Segel Hotel Putri dan Sejumlah Tempat Hiburan di Pamekasan

Berita Terbaru

Pengendara melintas di area penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Kabupaten, Kelurahan Bugih, Pamekasan, Senin (19/10/2026). (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA)

Pamekasan

Biaya Listrik PJU Pamekasan Tembus Rp16,1 Miliar

Senin, 19 Okt 2026 - 10:43 WIB