Dishub Pamekasan Perintahkan Pemilik Kios Pasar Keppo Bongkar Kanopi dan Lantai

- Jurnalis

Rabu, 7 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga memarkir kendaraannya di depan kios pedagang Pasar Keppo, Pamekasan (Selasa/6/5/2025).

Warga memarkir kendaraannya di depan kios pedagang Pasar Keppo, Pamekasan (Selasa/6/5/2025).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Sejumlah pemilik kios di Pasar Keppo, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan, menerima surat perintah pembongkaran kanopi dan lantai dari Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan. Alasannya, karena lahan tersebut tempat parki yang dikelola Dishub.

Salah satu pedagang, Suhar mengaku menerima surat dari Dishub sekitar sepuluh hari lalu. Surat itu berisi perintah untuk membongkar kanopi dan lantai semen yang berada tepat di depan kios miliknya.

“Inti isi surat itu, kanopi dan plester lantai depan kios disuruh bongkar, katanya itu lahan parkir,” kata Suhar saat ditemui di tempat dagangannya, Senin (6/5/2025).

Suhar yang sehari-hari berjualan bakso menyebutkan, kanopi yang ada saat ini merupakan kelanjutan dari bangunan lama sebelum dilakukan renovasi. Ia mengaku memasang kanopi dan mengecor tanah dengan biaya pribadi karena kondisi tanah yang becek saat hujan.

Baca juga :  Kadisperindag Tak Kunjung Penuhi Panggilan Polres Pamekasan Terkait Dugaan Jual Beli Kios Pasar Kolpajung

“Saya menggunakan dana pribadi untuk memasang kanopi dan ngecor tanah yang sebelumnya becek akibat kena air, seharusnya Dishub merasa terbantu dengan pemasangan kanopi dan lantai yang di plester, apalagi mau dijadikan lahan parkir,” katanya.

Ia menyayangkan kebijakan pembongkaran tersebut karena menurutnya tidak merugikan siapa pun. Bahkan jika penyanggah kanopi dianggap mengganggu lahan parkir, ia bersedia menggantinya dengan model gantung.

“Kalau memang penyanggah kanopi saya pasang mengganggu, saya akan gunakan cara gantung agar tidak menyentuh lahan parkir,” tuturnya.

Pria berusia 58 tahun itu mengaku bahwa tidak hanya dirinya yang terkena imbas permintaan pembongkaran itu. Sekitar enam kios lainnya yang juga memasang kanopi dan mengecor lantai, mendapat perintah serupa untuk melakukan pembongkaran.

Baca juga :  Owner Seblak Sakera Isi Kuliah Tamu Seputar Digital Branding di Universitas Islam Madura

Sekretaris Dishub Pamekasan Imam Hidajat membenarkan adanya surat pembongkaran yang dilayangkan kepada para pemilik kios. Ia menyebut, langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil rapat bersama lintas instansi dan pemilik kios yang digelar pada 14 April 2025 lalu.

“Sebelumnya kami sudah melakukan pertemuan dan memerintahkan pembongkaran, namun karena belum dilaksanakan maka Dishub memberikan surat teguran,” ucap Imam saat ditemui di ruang kerjanya.

Menurutnya, pemasangan kanopi dan pengecoran lantai oleh para pedagang dinilai telah mengambil sebagian area lahan parkir, sehingga mengurangi kapasitas kendaraan yang dapat parkir di pasar.

Baca juga :  457 Pedagang Mulai Menempati Pasar Kolpajung Pamekasan

“Kalau tidak dibongkar, bisa merembet ke pedagang lain ikut pasang kanopi yang sama. Lahan parkir bisa habis,” ujarnya.

Imam menyampaikan, panjang kanopi yang terpasang mencapai empat meter, sehingga mengakibatkan penyanggahnya masuk ke area parkir. Selain itu, lantai yang diplester juga harus dibongkar karena Dishub berencana memasang paving di area tersebut.

“Kanopi harus dipotong dari empat meter menjadi dua meter agar tidak mengganggu lahan parkir. Jika masih belum dilakukan pembongkaran, kami akan keluarkan peringatan kedua dan bisa dilakukan pembongkaran paksa,” tandasnya. (ibl/diend)

Berita Terkait

Tutup MPLS dengan Perkajum, SMAN 1 Pakong Perkuat Karakter Siswa dan Budaya Religius
SMKN 1 Pamekasan Resmi Tutup MPLS, Kepsek Harap Siswa Baru Cepat Beradaptasi dan Berprestasi
SMKN 1 Tlanakan Tutup MPLS dengan Penampilan Ekstrakurikuler, Dorong Siswa Baru Kembangkan Potensi
MPLS SMAN 1 Waru Resmi Ditutup, Kepsek Tanamkan Disiplin dan Tanggung Jawab Sejak Hari Pertama Sekolah
DPRD Pamekasan Siapkan Rekomendasi Keras, OPD dengan Rapor Merah Terancam Dipangkas Anggaran
SMAN 1 Galis Libatkan Wali Murid Sejak Pra-MPLS, Perkuat Sinergi Bentuk Karakter Siswa
SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Masih Disegel, MPLS Tak Bisa Digelar
SMAN 1 Pademawu Rawat Budaya Lokal Lewat Ekstrakurikuler, Siapkan Wadah Minat dan Bakat Siswa Baru

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 02:08 WIB

Tutup MPLS dengan Perkajum, SMAN 1 Pakong Perkuat Karakter Siswa dan Budaya Religius

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:54 WIB

SMKN 1 Pamekasan Resmi Tutup MPLS, Kepsek Harap Siswa Baru Cepat Beradaptasi dan Berprestasi

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:19 WIB

SMKN 1 Tlanakan Tutup MPLS dengan Penampilan Ekstrakurikuler, Dorong Siswa Baru Kembangkan Potensi

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:00 WIB

MPLS SMAN 1 Waru Resmi Ditutup, Kepsek Tanamkan Disiplin dan Tanggung Jawab Sejak Hari Pertama Sekolah

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:04 WIB

DPRD Pamekasan Siapkan Rekomendasi Keras, OPD dengan Rapor Merah Terancam Dipangkas Anggaran

Berita Terbaru