Di Depan Tim Asesor BAN-PT, Bupati Pamekasan Komitmen Gandeng UIN Madura Bangun Kota Gerbang Salam

- Jurnalis

Sabtu, 4 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman menyampaikan sambutan pada kegiatan Asesmen Lapangan, Akreditasi Perguruan Tinggi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) di Universitas Islam Negeri (UIN) Madura. (PRENGKI WIRANANDA / KLIKMADURA)

Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman menyampaikan sambutan pada kegiatan Asesmen Lapangan, Akreditasi Perguruan Tinggi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) di Universitas Islam Negeri (UIN) Madura. (PRENGKI WIRANANDA / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman menghadiri asesmen lapangan, akreditasi perguruan tinggi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) di Universitas Islam Negeri (UIN) Madura, Sabtu (4/10/2025).

Di hadapan tim asessor, orang nomor satu di Kota Gerbang Salam itu komitmen untuk terus menggandeng UIN Madura dalam membangun Pamekasan.

Dia juga menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai generasi penerus yang tidak hanya unggul secara intelektual. Tetapi, tetap berpegang teguh pada nilai-nilai budaya dan spiritualitas Madura.

Menurut Kiai Kholil, perguruan tinggi merupakan ruang yang penuh dengan dinamika idealisme dan rasionalisme. Kedua hal itu, menurutnya, menjadi kekuatan penting dalam membentuk mahasiswa agar mampu menghadapi perubahan zaman yang kian cepat.

Baca juga :  Kerja Cepat, 8 Fraksi DPRD Pamekasan Periode 2024-2029 Resmi Terbentuk

“Dunia perguruan tinggi adalah dunia yang penuh dinamika idealisme dan rasionalisme. Tanpa pilar akademik yang baik, independen, dan berkualitas, mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan akan tergilas oleh arus peradaban yang terus berubah,” ujarnya.

Ia menilai, UIN Madura memiliki potensi besar untuk melahirkan generasi berilmu yang tetap berpijak pada akar budaya lokal. Menurutnya, budaya Madura yang sarat dengan nilai keislaman dan kemandirian harus menjadi landasan kuat dalam membangun karakter mahasiswa.

“Iklim perguruan tinggi yang dinamis, namun tetap berpijak pada realitas budaya Madura, akan melahirkan generasi yang memiliki jati diri kuat. Kita tidak ingin generasi muda kehilangan identitas dan karakter budayanya,” tegasnya.

Baca juga :  Puluhan Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga Pamekasan Sumbangan Perbaiki Jalan Penghubung Antar Kecamatan

Kiai Kholil juga menyinggung tentang peran strategis Jembatan Suramadu, yang bukan sekadar penghubung fisik antara Madura dan Jawa. Tetapi, juga simbol keterbukaan dan perubahan besar di masa depan.

“Kehadiran Jembatan Suramadu menyatukan Pulau Madura dan Jawa. Saya yakin, di masa depan, ini akan membawa arah perubahan besar bagi masyarakat Madura, baik secara ekonomi, politik, sosial, maupun budaya,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Bupati dua periode itu mengajak seluruh civitas akademika UIN Madura untuk terus berinovasi dan berperan aktif dalam pembangunan daerah. Ia berharap UIN Madura mampu menjadi pusat lahirnya generasi ‘insan cendekia’ yang cerdas secara intelektual, spiritual, dan kultural.

Baca juga :  Pemkab Pamekasan Tutup Sementara Kawasan Eks Stasiun PJKA, Pedagang Melawan!

“Persoalan mendasar saat ini adalah bagaimana menyiapkan mahasiswa agar mampu memasuki dunia ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa kehilangan jati diri. Kita ingin mereka tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga cerdas spiritual dan memiliki kesadaran kultural yang baik,” pungkasnya. (nda)

Berita Terkait

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang
Operasi Wirawaspada 2026 Digelar, Imigrasi Pamekasan Perketat Pengawasan Orang Asing

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 10:03 WIB

Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru