Atap Puskesmas Bandaran Rusak Diterjang Angin Kencang, Pelayanan Dipastikan Tetap Normal

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi atap Puskesmas Bandaran, Pamekasan yang rusak akibat diterjang angin. (ISTIMEWA)

Kondisi atap Puskesmas Bandaran, Pamekasan yang rusak akibat diterjang angin. (ISTIMEWA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Cuaca ekstrem berupa hujan disertai angin kencang yang terjadi beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah bangunan di Kabupaten Pamekasan mengalami kerusakan. Salah satu fasilitas yang terdampak yakni UPT Puskesmas Bandaran di Desa Bandaran, Kecamatan Tlanakan.

Berdasarkan rilis BPBD Pamekasan pada Kamis (5/3/2026) hujan deras yang disertai angin kencang mengakibatkan sejumlah bangunan di 26 desa yang tersebar di tujuh kecamatan mengalami kerusakan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan dr. Saifudin menyampaikan, kerusakan di UPT Puskesmas Bandaran terjadi pada Kamis (5/3/2026) sore.

Baca juga :  APBD 2026 Menyusut, Bupati Pamekasan Prioritaskan Infrastruktur Desa

Bagian bangunan yang terdampak berada di lantai dua, tepatnya pada bagian genteng dan rangka baja penahan atap.

“Sehingga genteng nya itu berjatuhan di bagian sebelah selatan dan timur. Sampai air nya itu ngerembes ke ruangan di lantai dua itu,” jelasnya.

Meski terjadi kerusakan, dr. Saifudin memastikan pelayanan kesehatan di puskesmas tersebut tetap berjalan normal. Sebab, kerusakan hanya terjadi di lantai dua sehingga tidak mengganggu aktivitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia menegaskan, baik pelayanan rawat jalan maupun rawat inap tetap berlangsung seperti biasa.

Baca juga :  Akhmad Ma'ruf Inisiasi Usulkan Madura Provinsi Melalui Jalur Kekhususan

Sementara itu, terkait nilai kerugian akibat kerusakan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta atau bahkan lebih. Namun, angka tersebut masih bersifat sementara karena pihaknya belum melakukan konsultasi dengan ahli konstruksi.

“Ini perkiraan saja karena bukan kapasitas ahli. Bisa jadi lebih juga itu,” kata dr. Saifudin.

Untuk proses perbaikan, Dinkes Pamekasan masih akan berkonsultasi dengan Bupati Pamekasan terkait sumber anggaran yang akan digunakan. Opsi yang dipertimbangkan yakni menggunakan anggaran BLUD atau melalui anggaran pemerintah kabupaten.

dr. Saifudin berharap perbaikan dapat segera dilakukan mengingat puskesmas merupakan fasilitas layanan kesehatan pertama bagi masyarakat sebelum mendapatkan rujukan ke rumah sakit.

Baca juga :  BTS Jadi Bekal Peserta Didik SMAN 1 Waru Hadapi Tantangan Industri Kreatif

“Ini tempat layanan umum, maka kita harus pastikan selalu aman dan nyaman,” tukasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Nasabah Korban Hozizah Tuntut Pengembalian Emas, PT Pegadaian Syariah Pastikan Tak Lepas Tangan!
Nasabah Korban Hozizah Tuntut Pengembalian Emas, PT Pegadaian Syariah Pastikan Tak Lepas Tangan!
Berdalih Keterbatasan Anggaran, Pasar Kolpajung Senilai Rp81,7 Miliar Masih Berpagar Seng
BIP Gelar Buka Puasa dan Belanja Gratis Bersama 3.000 Anak Yatim di Pamekasan, Raih Rekor MURI
Cuaca Ekstrem Picu Gangguan Listrik di Pamekasan, PLN Turun Tangan Lakukan Pemulihan
Peduli Sesama, Bank Jatim Pamekasan Bagikan 100 Takjil Gratis Setiap Hari Kerja Selama Ramadan
Angin Kencang Terjang Pamekasan, 26 Desa di 7 Kecamatan Terdampak
BRI Region 12 Surabaya Gelar Media Gathering di Pamekasan, Perkuat Kemitraan dengan Insan Pers Madura

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 05:48 WIB

Nasabah Korban Hozizah Tuntut Pengembalian Emas, PT Pegadaian Syariah Pastikan Tak Lepas Tangan!

Sabtu, 7 Maret 2026 - 04:46 WIB

Atap Puskesmas Bandaran Rusak Diterjang Angin Kencang, Pelayanan Dipastikan Tetap Normal

Sabtu, 7 Maret 2026 - 04:30 WIB

Nasabah Korban Hozizah Tuntut Pengembalian Emas, PT Pegadaian Syariah Pastikan Tak Lepas Tangan!

Sabtu, 7 Maret 2026 - 03:37 WIB

Berdalih Keterbatasan Anggaran, Pasar Kolpajung Senilai Rp81,7 Miliar Masih Berpagar Seng

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:32 WIB

BIP Gelar Buka Puasa dan Belanja Gratis Bersama 3.000 Anak Yatim di Pamekasan, Raih Rekor MURI

Berita Terbaru