PAMEKASAN || KLKMADURA – Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP) mengawali rapat kerja (Raker) dengan aksi nyata peduli lingkungan. Organisasi profesi jurnalis itu menggelar pelepasan burung dan penanaman ribuan bibit mangrove di Wisata Edukasi Mangrove Desa, Lembung, Kecamatan Galis, Senin (13/4/2026).
Kegiatan bertema Selamatkan Bumi Madura dari Kerusakan Lingkungan tersebut dihadiri lintas unsur. Mulai dari Perum Perhutani KPH Madura, Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Sumenep, Forkopimcam Galis, aktivis pecinta lingkungan, organisasi kemahasiswaan, hingga anak-anak sekolah dasar.
Ketua AJP, M. Khairul Umam, menegaskan komitmen organisasinya untuk ikut mengawal isu-isu lingkungan. Menurutnya, menjaga alam merupakan langkah antisipatif untuk melindungi bumi dari berbagai potensi bencana.
“Tidak ada yang menyangka daerah seperti Aceh dan Sumatra bisa mengalami bencana besar. Salah satu pemicunya adalah kerusakan alam akibat ulah manusia,” katanya.
Umam menjelaskan, keterlibatan anak-anak sekolah dasar bukan tanpa alasan. AJP ingin menanamkan kesadaran cinta lingkungan sejak dini agar kepedulian itu tumbuh dan berkelanjutan.
“Kami sengaja melibatkan anak-anak sekolah supaya pendidikan mencintai dan merawat lingkungan dimulai dari tingkat dasar,” ucapnya.
Sementara itu, pengelola kawasan wisata mangrove, Salaman, mengapresiasi gerakan lingkungan yang dilakukan AJP. Ia menilai, aksi nyata seperti ini penting untuk menjaga kawasan pesisir dari kerusakan.
“Saya sangat berterima kasih atas gerakan AJP. Ini langkah konkret menjaga lingkungan dari tangan-tangan tak bertanggung jawab. Semoga kesadaran masyarakat semakin meningkat,” tandasnya. (ibl/nda)
















