135 Ton Pupuk Gratis Mulai Didistribusikan, DKPP Pamekasan Ingatkan Tak Diperjualbelikan

- Jurnalis

Senin, 4 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga mengangkut pupuk yang akan didistribusikan kepada poktan di Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Warga mengangkut pupuk yang akan didistribusikan kepada poktan di Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) mengalokasikan bantuan pupuk non subsidi kepada para petani tembakau.

Bantuan pupuk gratis tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun anggaran 2025.

Kepala Bidang Produksi Pertanian DKPP Pamekasan, Andi Ali Syahbana menyampaikan, saat ini pemkab tengah mendistribusikan bantuan pupuk non subsidi jenis NPK Petro Ningrat kepada para petani tembakau.

“Pendistribusian dilakukan secara bertahap, ada lima sesi, hari ini dimulai dari daerah pantura. Jenis pupuk NPK Petro Ningrat adalah jenis pupuk yang memiliki kandungan yang besar dan banyak untuk digunakan terhadap tanaman tembakau,” katanya, Senin (4/8/2025).

Baca juga :  Siswa-siswi Sampang Siap Rebut Gelar Juara Pildacil 2024

Andi mengatakan, sebanyak 135 ton akan didistribusikan kepada 200 kelompok tani (poktan) yang tersebar di seluruh kecamatan. Setiap poktan mendapatkan 600 hingga 700 kilo.

“Diharapkan, bantuan pupuk ini bisa bermanfaat untuk meningkatkan kualitas tanaman tembakau di Kabupaten Pamekasan,” ujarnya.

Andi mengatakan, DKPP akan bertindak tegas apabila kedapatan Poktan memperjualbelikan pupuk bantuan gratis jenis NPK Petro Ningrat itu.

“Jangan sampai disalahgunakan, apalagi diperjualbelikan, jika ketahuan kami akan tindak tegas, jika perlu akan dicabut ijinnya dan akan diganti,” tandasnya. (ibl/nda)

Berita Terkait

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani
UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:13 WIB

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru