Usai Dilantik Jadi Presiden RI, Masyarakat Madura Bakal Temui Prabowo

- Jurnalis

Selasa, 23 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPC Gerindra Pamekasan Taufiqurrahman saat podcast di Studio Klik Madura.

Ketua DPC Gerindra Pamekasan Taufiqurrahman saat podcast di Studio Klik Madura.

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Prabowo Subianto bakal dilantik menjadi Presiden ke-8 Republik Indonesia pada 20 Oktober mendatang. Pelantikan tersebut disambut baik oleh masyarakat Madura.

Sebab, pada tahun 2014 lalu, Prabowo pernah berjanji akan memekarkan Madura menjadi provinsi jika terpilih menjadi orang nomor satu di Indonesia.

Ketua DPC Gerindra Pamekasan H. Taufiqurrahman mengatakan, Madura memiliki peran penting dalam setiap pertarungan politik Prabowo Subianto.

Sejak pemilu 2014 lalu, Ketum Partai Gerindra itu selalu menang di pulau garam. Bahkan, saat kali pertama mencalonkan diri sebagai presiden, Prabowo berjanji akan memekarkan Madura menjadi provinsi jika jadi presiden.

Baca juga :  Pererat Sinergitas dengan Insan Pers, Pemkab Sampang Gelar Silaturahmi dan Buka Bersama  

“Saya rasa sudah saatnya masyarakat Madura menagih janji kepada Bapak Prabowo Subianto,” katanya saat podcast di Studio Klik Madura.

Haji Taufiq akan berkoordinasi dengan para tokoh, utamanya yang tergabung dalam Panitia Nasional Persiapan Pembentukan Provinsi Madura (PNP3M).

Harapannya, surat permohonan menemui presiden sudah dirancang sejak sekarang. Dengan demikian, tidak lama pasca pelatikan, pertemuan tersebut bisa langsung direalisasikan.

Pria yang ikut serta dalam mengawal pembentukan Madura provinsi itu optimistis Prabowo akan mendengarkan dan mengabulkan keinginan para tokoh, kiai dan ulama.

“Jika Bapak Prabowo sudah setuju, maka Madura provinsi bisa langsung jadi. Entah melalui Perppu atau pendekatan politis lainnya, selain presiden beliau juga ketum partai,” katanya.

Baca juga :  Mengejutkan! Polres Pamekasan Hentikan Penyelidikan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Gebyar Batik 

Haji Taufiq berharap, masyarakat Madura gerak cepat dalam memperjuangkan Madura provinsi itu. Harapannya, sebelum 2029 pemekaran Madura sudah tuntas.

“Jangan menunggu lagi, harus gerak cepat agar pemekaran Madura menjadi provinsi bisa segera diproses. Sebelum 2029, Madura harus jadi provinsi,” tandasnya. (pen)

Berita Terkait

Pemkab Pamekasan Berpotensi Dapat Kucuran Anggaran Rp107 Miliar untuk Penanganan Sampah
Disdikbud Pamekasan Apresiasi SDN Kowel 3, Dorong Guru Naik Level Lewat Digitalisasi Pembelajaran
Lapangan Karapan Sapi Pamekasan Belum Layak Gelar Piala Presiden, Pakar Sakera Minta Segera Dibenahi
Optimalkan Layanan UHC Pamekasan, Edy Gelora Desak Tambahan Anggaran Rp12 Miliar
74 KDKMP di Pamekasan Lolos Verifikasi, Diskop UKM Siapkan Pelatihan Pengurus
Jelang Hadapi Madura United, Skuad Bhayangkara FC Matangkan Latihan di Lapangan Puri Dewata Mini Soccer 
Belum Usai Kasus Investasi Bodong, Pemilik Seblak Moms Iphiie Kembali Dilaporkan Kasus Dugaan Penipuan
Kritis! Fraksi Gelora Perjuangan Soroti Ketidaksesuaian Angka APBD Pamekasan 2027

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Pemkab Pamekasan Berpotensi Dapat Kucuran Anggaran Rp107 Miliar untuk Penanganan Sampah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Disdikbud Pamekasan Apresiasi SDN Kowel 3, Dorong Guru Naik Level Lewat Digitalisasi Pembelajaran

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 04:30 WIB

Lapangan Karapan Sapi Pamekasan Belum Layak Gelar Piala Presiden, Pakar Sakera Minta Segera Dibenahi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:27 WIB

74 KDKMP di Pamekasan Lolos Verifikasi, Diskop UKM Siapkan Pelatihan Pengurus

Jumat, 16 Oktober 2026 - 02:44 WIB

Jelang Hadapi Madura United, Skuad Bhayangkara FC Matangkan Latihan di Lapangan Puri Dewata Mini Soccer 

Berita Terbaru