Refleksi Hari Hak Asasi Manusia Sedunia: Teguhkan Komitmen pada Kemanusiaan

- Jurnalis

Selasa, 10 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muksin Iksan, Jurnalis Klik Madura

—————-

SETIAP tanggal 10 Desember, dunia memperingati Hari Hak Asasi Manusia Sedunia, sebuah momentum untuk merefleksikan pencapaian sekaligus tantangan dalam menjunjung tinggi martabat dan hak setiap individu.

Tahun ini, momen tersebut menjadi pengingat bahwa perjuangan terhadap keadilan, kesetaraan, dan kebebasan tetap relevan di tengah berbagai krisis global.

Hak asasi manusia bukan sekadar slogan, tetapi fondasi untuk membangun masyarakat yang adil, makmur dan damai. Dalam tatanan dunia yang semakin kompleks, pelanggaran HAM dalam berbagai bentuk.

Seperti, diskriminasi, kekerasan, ketimpangan ekonomi, hingga pembatasan kebebasan berekspresi, masih menjadi tantangan serius.

Baca juga :  Paslon Sama-sama Deklarasi Kemenangan, Siapa yang Harus Dipercaya?

Di Indonesia, misalnya, meski banyak kemajuan dalam hal legislasi dan kebijakan, masih ada persoalan mendesak, seperti perlindungan terhadap perempuan, anak, dan kelompok rentan lainnya.

Selain itu, isu hak atas pendidikan, kesehatan, dan lingkungan yang bersih juga sering kali terabaikan, terutama di wilayah terpencil dan terpinggirkan.

Peringatan Hari HAM Sedunia harus menjadi momen bagi pemerintah, masyarakat sipil, dan individu untuk mengevaluasi sejauh mana kita telah memberikan ruang bagi hak-hak dasar setiap orang.

Komitmen untuk melindungi dan mempromosikan HAM memerlukan aksi nyata, bukan sekadar wacana. Setiap individu juga memiliki peran penting dalam mewujudkan penghormatan terhadap HAM.

Baca juga :  Cyber-Utopianisme dan Realitas Generasi Muda

Dengan saling menghormati perbedaan, melawan segala bentuk diskriminasi, dan menegakkan keadilan sosial, kita dapat menciptakan dunia yang lebih manusiawi.

Hari HAM Sedunia bukan hanya peringatan simbolis, melainkan ajakan untuk terus memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan.

Di tengah tantangan global seperti perubahan iklim, konflik, dan ketimpangan sosial, hak asasi manusia harus tetap menjadi kompas moral yang memandu kita menuju masa depan yang lebih baik.

Mari jadikan hari ini sebagai awal untuk memperkuat komitmen bersama dalam menghormati dan melindungi martabat manusia dimana pun berada. Selamat Hari HAM Sedunia. (*)

Baca juga :  Owner Seblak Sakera Isi Kuliah Tamu Seputar Digital Branding di Universitas Islam Madura

Berita Terkait

Merit System dalam Penguatan Struktur PCNU Sumenep
Hukum Puasa Kritik
Negara, Neraca, dan Neraka
Satu Suara Seribu Suaka
Sayonara di Jejak Komplikasi Lahir Batin
Negeri yang Menggenggam Petir
Demokrasi Berkembang Biak dalam Asbak
Sebab Tuhan Tak Terlalu Teknis

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 13:31 WIB

Merit System dalam Penguatan Struktur PCNU Sumenep

Jumat, 20 Februari 2026 - 08:17 WIB

Hukum Puasa Kritik

Jumat, 20 Februari 2026 - 02:10 WIB

Negara, Neraca, dan Neraka

Jumat, 13 Februari 2026 - 01:43 WIB

Satu Suara Seribu Suaka

Jumat, 6 Februari 2026 - 01:15 WIB

Sayonara di Jejak Komplikasi Lahir Batin

Berita Terbaru

Opini

Merit System dalam Penguatan Struktur PCNU Sumenep

Sabtu, 21 Feb 2026 - 13:31 WIB