Antrean Mengular di SPBU, Pertamina Ungkap Konsumsi BBM Bersubsidi di Madura Tinggi

- Jurnalis

Selasa, 18 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, saat diwawancara awak media saat menghadiri kegiatan AJP Fiesta 2026 di Hotel Royal Orchid, Batu. (KLIKMADURA)

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, saat diwawancara awak media saat menghadiri kegiatan AJP Fiesta 2026 di Hotel Royal Orchid, Batu. (KLIKMADURA)

BATU || KLIKMADURA – Antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Madura masih terjadi. Kondisi tersebut bahkan disertai kekosongan stok, terutama untuk jenis BBM bersubsidi seperti Solar dan Pertalite.

Pertamina Patra Niaga menyebut tingginya konsumsi menjadi salah satu faktor yang membuat distribusi BBM bersubsidi harus diatur secara ketat. Konsumsi BBM di Madura dan Jawa Timur secara umum disebut telah melampaui pola ideal penyerapan kuota tahunan.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan konsumsi BBM di Madura maupun Jawa Timur tergolong tinggi. Penyerapan tersebut disebut sudah berada di atas 50 persen.

Baca juga :  Serapan Pertalite di Madura Lebih dari 50 Persen, Pertamina Atur Distribusi Jaga Stok hingga Akhir Tahun

“Kuota BBM bersubsidi itu ditentukan selama satu tahun, maka harus cukup. Idealnya, semester pertama konsumsi BBM itu 50 persen, tapi fakta di lapangan jauh di atas itu,” kata Ahad.

Menurutnya, tingginya konsumsi membuat Pertamina perlu melakukan pengaturan distribusi. Langkah tersebut dilakukan agar kuota yang telah ditetapkan pemerintah tetap dapat memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun.

Ahad menjelaskan, persoalan tersebut tidak serta-merta dapat diselesaikan dengan menambah pasokan dari Pertamina. Sebab, jumlah kuota BBM bersubsidi ditetapkan melalui mekanisme pemerintah.

Untuk menjaga distribusi BBM di Madura tetap normal, pemerintah daerah dapat mengajukan usulan penambahan kuota kepada Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). Usulan tersebut selanjutnya akan dibahas di tingkat pemerintah pusat.

Baca juga :  Mengenal Ahmad Faidlal Rahman, Alumni Pondok Pesantren Bergelar Doktor Pariwisata

“Kuota BBM yang menentukan itu BPH Migas. Kalau ada usulan tambahan, nanti akan dibahas dan diputuskan di Perubahan APBN,” ujarnya.

Ahad memastikan ketersediaan BBM bersubsidi untuk Madura sebenarnya masih ada. Bahkan, pasokan untuk wilayah Madura tersedia di Fuel Terminal Camplong.

“Kuota BBM bersubsidi ada. Khusus di Madura tersedia di Fuel Terminal Camplong,” tegasnya.

Namun, distribusi dari terminal menuju SPBU tetap disesuaikan dengan kuota dan pola konsumsi yang telah ditetapkan. Pengaturan tersebut dilakukan agar ketersediaan BBM bersubsidi tidak habis sebelum memasuki akhir tahun.

Baca juga :  Murid Menjemput Sejarah, Cara Dindik Jatim Hidupkan Karakter dan Nasionalisme

Sebab, penambahan kuota menjadi kewenangan pemerintah melalui mekanisme pengajuan dan pembahasan di tingkat pusat. (nda)

Berita Terkait

Mahasiswa Asal Sumenep Dipolisikan Atas Dugaan Pelecehan Seksual terhadap Mahasiswi di Malang
Keluarga KH. Moh. Tidjani Djauhari Terima 100th Gontor Awards di Peringatan Seabad Gontor
SKK Migas Jabanusa Perkuat Kemitraan dengan Media, Dorong Kemandirian Masyarakat Berkelanjutan
Luar Biasa! Prengki Wirananda Dinobatkan sebagai Peserta Terbaik UKW 2026 Tingkat Utama
Bertepatan Hari Pelanggan Nasional, Manager PLN UP3 Madura Raih Sales Person of the Year 2026
Membanggakan! Miftahol Umar Raih Juara Tiga LKJ Award Bakti TNI AD Pulau Madura 2026
Serapan Solar Subsidi di Madura Tembus 60 Persen, Sampang Tertinggi
Gelar AJP Fiesta 2026, Pertamina Patra Niaga Undang 50 Jurnalis Jatimbalinus

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Mahasiswa Asal Sumenep Dipolisikan Atas Dugaan Pelecehan Seksual terhadap Mahasiswi di Malang

Senin, 21 September 2026 - 22:45 WIB

Keluarga KH. Moh. Tidjani Djauhari Terima 100th Gontor Awards di Peringatan Seabad Gontor

Kamis, 17 September 2026 - 03:29 WIB

SKK Migas Jabanusa Perkuat Kemitraan dengan Media, Dorong Kemandirian Masyarakat Berkelanjutan

Rabu, 16 September 2026 - 16:59 WIB

Luar Biasa! Prengki Wirananda Dinobatkan sebagai Peserta Terbaik UKW 2026 Tingkat Utama

Kamis, 3 September 2026 - 13:38 WIB

Bertepatan Hari Pelanggan Nasional, Manager PLN UP3 Madura Raih Sales Person of the Year 2026

Berita Terbaru