Efisiensi Anggaran, 421 Lansia di Pamekasan Tak Lagi Dapat Jatah Makan Gratis

- Jurnalis

Sabtu, 25 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan, Herman Hidayat Santoso mengecek menu makan gratis untuk lansia beberapa waktu lalu. (DOK. KLIKMADURA)

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan, Herman Hidayat Santoso mengecek menu makan gratis untuk lansia beberapa waktu lalu. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Program pemberian makan bergizi gratis bagi warga lanjut usia (lansia) di Kabupaten Pamekasan resmi dihentikan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan memastikan program tersebut berakhir per Oktober 2025, seiring kebijakan efisiensi anggaran yang kini tengah dilakukan.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan, Herman Hidayat Santoso, menjelaskan keputusan penghentian program itu telah melalui pembahasan bersama antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan DPRD Pamekasan.

Menurutnya, alasan utama penutupan program bukan karena persoalan teknis, melainkan murni karena keterbatasan keuangan daerah.

“Bulan ini terakhir. Tidak ada faktor lain kecuali ketersediaan anggaran yang kurang,” ujar Herman, Sabtu (25/10/2025).

Baca juga :  Diduga Akibat Ulah Tangan Kotor Penyelenggara, Alyadi Mustofa Kehilangan 30 Ribu Suara

Program permakanan lansia tersebut sebelumnya menyasar 421 penerima manfaat di 13 kecamatan. Setiap penerima mendapat dua kali makan per hari dengan nilai Rp20 ribu per porsi.

Anggaran tersebut sudah termasuk pajak, biaya pendamping, dan pengantaran langsung ke rumah masing-masing lansia.

Selama berjalan, program ini menelan anggaran sekitar Rp6,5 miliar per tahun. Namun, tahun ini pelaksanaannya hanya bisa bertahan hingga bulan Oktober karena dana tidak mencukupi.

“Setahun anggarannya 6,5 miliar. Tapi karena uangnya tidak cukup, tahun 2025 hanya bisa sampai 10 bulan,” imbuhnya.

Baca juga :  Anggaran DBHCHT Rp 1,5 Miliar Tak Cukup, Ratusan Poktan Tembakau di Pamekasan Tak Dapat Jatah Pupuk Bersubsidi

Herman juga mengakui, jika dihitung secara rinci, nilai Rp20 ribu per porsi sebenarnya belum ideal karena masih harus dikurangi pajak serta ongkos transportasi.

“Kalau dihitung pajaknya dan ongkos pengantaran, nilainya bahkan kurang dari itu,” jelasnya.

Meski demikian, Dinsos Pamekasan memastikan tidak tinggal diam. Sebagai tindak lanjut, pihaknya telah mengajukan usulan program serupa ke pemerintah pusat. Tujuannya, agar bantuan gizi bagi lansia tetap berlanjut dalam bentuk lain.

“Kami sudah sosialisasi ke penerima bahwa pemberian makan gizi gratis diberhentikan, dan mereka menerima. Setelah ini kami usulkan permakanan ke pusat,” tandasnya.

Baca juga :  Mahasiswi UIM Senang Bisa Menimba Ilmu di Klik Madura

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Pamekasan menata ulang prioritas anggaran menjelang tahun fiskal 2026, di tengah tekanan fiskal akibat penyesuaian dana transfer dan belanja publik. (ibl/nda)

Berita Terkait

FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura
Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan
Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup
Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam
125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif
Legalitas Dapur MBG di Pamekasan Belum Beres, Satgas Klaim Sudah Lapor BGN
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Manager PLN UP3 Madura Konsolidasi dengan Puluhan Mitra Kerja
Perubahan APBD 2026 Pamekasan Dikebut, Infrastruktur dan Kesehatan Jadi Prioritas

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 10:17 WIB

FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura

Senin, 28 September 2026 - 10:08 WIB

Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan

Senin, 28 September 2026 - 07:41 WIB

Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup

Jumat, 25 September 2026 - 08:53 WIB

Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam

Jumat, 25 September 2026 - 03:46 WIB

125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif

Berita Terbaru