Luput Dari Perhatian Pemerintah, Warga Desa Pasarenan Terpaksa Sumbangan Perbaiki Jalan Rusak

- Jurnalis

Senin, 8 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Dusun Gunung, Desa Pasarenan, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang berada di sekitar alat berat yang digunakan untuk memperbaiki jalan rusak dengan swadaya. (IBNU ANSORI / KLIKMADURA)

Warga Dusun Gunung, Desa Pasarenan, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang berada di sekitar alat berat yang digunakan untuk memperbaiki jalan rusak dengan swadaya. (IBNU ANSORI / KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Warga Dusun Gunung, Desa Pasarenan, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, kompak memperbaiki jalan desa yang rusak parah dengan dana swadaya. Aksi gotong royong itu dilakukan sejak Senin (8/9/2025).

Jalan desa yang menjadi akses utama warga sehari-hari tersebut sudah lama dikeluhkan. Saat musim hujan berubah becek dan sulit dilalui, sementara di musim kemarau dipenuhi debu.

Padahal, jalan itu sangat vital untuk aktivitas masyarakat, mulai dari anak sekolah, petani yang mengangkut hasil panen, hingga akses menuju pasar dan fasilitas kesehatan.

Baca juga :  Meriah dan Penuh Haru, PIP Miftahul Ulum Kebun Wangi Gelar Purnawiyata dan Luncurkan 4 Program Unggulan

Tokoh masyarakat Dusun Gunung, Ahmadi menuturkan, warga sudah berkali-kali mengusulkan perbaikan ke pemerintah. Namun tak kunjung mendapat perhatian. Akhirnya, mereka sepakat memperbaikinya sendiri.

“Kami sepakat untuk tidak menunggu lagi. Dengan dana sukarela, tenaga, dan bahan seadanya, Alhamdulillah jalan mulai bisa diperbaiki,” ungkapnya.

Dana pembangunan diperoleh dari sumbangan warga setempat serta para perantau. Sejumlah warga juga ikut membantu menyediakan material berupa batu, pasir, hingga semen. Proses pengerjaan dilakukan setiap akhir pekan dengan melibatkan seluruh warga.

Siti, salah seorang warga, mengaku sangat bersyukur dengan adanya perbaikan jalan tersebut. Menurutnya, kondisi jalan kini jauh lebih baik meski belum sempurna.

Baca juga :  Jaga Kawasan Pesisir dari Ancaman Abrasi, Pemprov Jatim Bersama Pemkab Sampang Tanam 24 Ribu Mangrove

“Dulu anak-anak sering kesulitan berangkat sekolah karena jalan licin dan penuh genangan. Alhamdulillah sekarang sudah lebih mudah dilalui,” ucapnya. (ibn/nda)

Berita Terkait

Satlantas Sampang Ingatkan Risiko ETLE dan Pajak, Kendaraan Bekas Harus Segera Balik Nama
Forkopimda Sampang Sidak SPBU Pliyang, Stok BBM Subsidi Diklaim Aman
Petani Garam Sampang Bergantung pada Segelintir Gudang, Pembeli Alternatif Dibutuhkan
Dalami Dugaan Skandal Perselingkuhan Kapus Robatal, Polisi Bakal Panggil Ulang Istri Dokter Benny
Usai Keluar dari SPBU, Mobil Xenia Terbakar dan Tabrak Tiang di Sampang, Dua Orang Terluka
Kejar Tender LPJU, Dishub Sampang Pangkas Waktu Pengerjaan Jadi 45 Hari
Soal Dugaan Tambang Ilegal di Desa Temoran, Kanit Reskrim Polsek Omben: Saya Tahu, Tapi Silahkan Tanya Polres!
Korban Dugaan Pelecehan Seksual Ditemukan Meninggal di Pantai Camplong Sampang

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Satlantas Sampang Ingatkan Risiko ETLE dan Pajak, Kendaraan Bekas Harus Segera Balik Nama

Senin, 19 Oktober 2026 - 06:12 WIB

Forkopimda Sampang Sidak SPBU Pliyang, Stok BBM Subsidi Diklaim Aman

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:08 WIB

Petani Garam Sampang Bergantung pada Segelintir Gudang, Pembeli Alternatif Dibutuhkan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 03:02 WIB

Dalami Dugaan Skandal Perselingkuhan Kapus Robatal, Polisi Bakal Panggil Ulang Istri Dokter Benny

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Usai Keluar dari SPBU, Mobil Xenia Terbakar dan Tabrak Tiang di Sampang, Dua Orang Terluka

Berita Terbaru