Pertumbuhan Ekonomi Sampang Menurun, Sektor Pertanian Jadi Penyebab Utama

- Jurnalis

Jumat, 1 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala Bidang Perekonomian, Sekretariat Daerah (Setda) Sampang, Kustantinah. (IBNU ANSORI / KLIKMADURA)

Plt Kepala Bidang Perekonomian, Sekretariat Daerah (Setda) Sampang, Kustantinah. (IBNU ANSORI / KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sampang mengalami penurunan sebesar 1,3 persen. Sektor pertanian menjadi penyebab utama.

Plt Kepala Bidang Perekonomian, Setda Sampang, Kustantinah mengatakan, akibat anomali cuaca, hasil pertanian mengalami penurunan yang signifikan. Kondisi tersebut memicu lemahnya ekonomi daerah.

“Pertumbuhan ekonomi tanpa migas kita pada tahun 2024 turun dari 4,53 persen menjadi 3,23 persen. Ini akibat penurunan hasil pertanian,” ujarnya, (1/8/2025).

Kustantinah juga menyebutkan, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) perkapita yang rendah serta lemahnya daya beli masyarakat turut memperparah kondisi ekonomi.

Baca juga :  Bayi Laki-laki Dibuang di Area Persawahan, Polres Sampang Buru Pelaku

“Perekonomian kita turun sebesar 1,3 persen tahun ini,” imbuhnya.

Untuk memperbaiki kondisi tersebut, Pemkab Sampang sudah menyiapkan sejumlah strategi pada tahun 2025.

Fokus utama tetap diarahkan pada penguatan sektor pertanian melalui program bantuan benih, pupuk, alat pertanian, serta pembangunan infrastruktur jalan produksi.

Semua program tersebut, akan didanai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Selain itu, upaya pengentasan kemiskinan juga menjadi prioritas agar pertumbuhan ekonomi kembali meningkat.

“Kalau kemiskinan ini bisa segera diatasi dan dieliminasi dari Sampang, maka pertumbuhan ekonomi pun akan terdorong,” pungkasnya. (ibn/pw)

Baca juga :  Berkah HUT Kemerdekaan ke-81 RI, Lima Warga Binaan Rutan Sampang Langsung Bebas Usai Terima Remisi

Berita Terkait

Cegah Penumpukan di Bank, Pencairan Bansos Warga Mandangin Dipusatkan di Kantor Kecamatan
Persiapan KDKMP di Sampang Baru 50 Persen, Penempatan Manajer Mulai Berjalan
Digrebek saat Berduaan dengan Staf, Dinkes Sampang Bakal Panggil Kepala Puskesmas Robatal Pekan Depan
Jelang Sidang Tuntutan Kasus Kekerasan Seksual di Ketapang, Kuasa Hukum Korban Apresiasi Polisi dan Jaksa
Proyek Jalan Madupat–Omben Rp3,9 Miliar Disorot, Praktisi Sipil Dorong Uji Mutu U-Ditch
Kecelakaan Maut di JLS Sampang, Pengendara Scoopy dan Penumpang Pikap Tewas
Kekeringan di Sampang Meluas, Relawan Distribusikan 1 Juta Liter Air Bersih
Sembunyikan 197 Gram Sabu di Ruang Airbag Avanza, Dua Pria Asal Jember Ditangkap di Sampang

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Cegah Penumpukan di Bank, Pencairan Bansos Warga Mandangin Dipusatkan di Kantor Kecamatan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Persiapan KDKMP di Sampang Baru 50 Persen, Penempatan Manajer Mulai Berjalan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:15 WIB

Digrebek saat Berduaan dengan Staf, Dinkes Sampang Bakal Panggil Kepala Puskesmas Robatal Pekan Depan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:38 WIB

Jelang Sidang Tuntutan Kasus Kekerasan Seksual di Ketapang, Kuasa Hukum Korban Apresiasi Polisi dan Jaksa

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Proyek Jalan Madupat–Omben Rp3,9 Miliar Disorot, Praktisi Sipil Dorong Uji Mutu U-Ditch

Berita Terbaru