SDM Sekolah Rakyat di Pamekasan Masih Jauh dari Ideal

- Jurnalis

Minggu, 27 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim dari Kemensos saat mengecek bangunan yang akan difungsikan menjadi Sekolah Rakyat di Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan. (DINSOS PAMEKASAN FOR KLIKMADURA)

Tim dari Kemensos saat mengecek bangunan yang akan difungsikan menjadi Sekolah Rakyat di Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan. (DINSOS PAMEKASAN FOR KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Program Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Pamekasan belum sepenuhnya siap dijalankan. Sejumlah posisi penting untuk mendukung aktivitas pendidikan dan asrama masih kosong.

Bahkan, formasi sumber daya manusia (SDM) yang sudah ada dinilai belum memadai.

Koordinator Kabupaten (Korkab) Pendamping PKH Pamekasan Lukman Hakim menyebutkan, beberapa posisi masih belum terisi. Salah satunya juru masak, yang hingga kini belum ada.

Padahal, keberadaan juru masak itu sangat krusial untuk menunjang kebutuhan konsumsi harian siswa yang tinggal di asrama.

Tak hanya itu, jumlah wali asuh pun belum sesuai dengan rasio ideal. Dari total 50 siswa yang akan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat, seharusnya tersedia lima orang wali asuh.

Baca juga :  Puluhan Penerima PKH di Pamekasan Dicoret Gara-Gara Judi Online

Masing-masing bertanggung jawab mendampingi 10 anak. Namun, saat ini hanya tersedia tiga wali asuh.

“Jumlah siswa terdiri dari 50 orang maka jumlah wali asuh harus lima orang. Kalau satpam kami rasa harus lebih dari satu karena untuk keamanan juga, dan CS itu harusnya dua orang, bahkan bendahara SR juga kurang,” jelas Lukman.

Di sisi lain, jumlah guru sudah mencukupi. Saat ini, ada 13 guru termasuk kepala sekolah, serta dua orang wali asrama. Bahkan, Lukman mengungkapkan bahwa Kementerian Sosial RI telah menyiapkan tambahan enam orang tenaga. Hanya saja, belum diketahui formasi apa yang akan mereka isi.

Baca juga :  FLP Pamekasan Komitmen Membangun Literasi Berkeadaban

Lukman menegaskan, semua proses penentuan SDM sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat. Pemerintah kabupaten hanya berperan sebagai fasilitator dan pengawas pelaksanaan program.

“Pelaksanaan teknisnya juga melalui kami, tapi yang berhak memberi ACC itu pusat,” ujarnya.

Lokasi sementara Sekolah Rakyat bertempat di eks gedung Akademi Keperawatan (Akper) di Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu. Saat ini, bangunan tersebut masih dalam proses renovasi.

Sejumlah ruang yang tengah dibenahi antara lain asrama putra dan putri, ruang kelas, ruang guru, ruang kepala sekolah, perpustakaan, mushala, toilet, dapur, dan ruang makan.

Baca juga :  Pernah Bekerja di Satu Perusahaan, Tiga Eks Wartawan Warnai Kontestasi Pileg Jatim 2024 Dapil Madura

Progres renovasi saat ini baru mencapai 60 persen. Padahal, berdasarkan ketentuan dari pemerintah pusat, seluruh pengerjaan ditarget rampung akhir bulan ini.

Namun, Lukman mengakui, penyelesaian proyek bisa saja molor dari jadwal karena beberapa kendala di lapangan.

“Iya namanya juga proses renovasi, terkadang di lapangan juga ada beberapa kendala,” ujar dia.

Total anggaran rehabilitasi bangunan Sekolah Rakyat ini mencapai Rp 3 miliar. Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). (enk/pw)

Berita Terkait

Partai Gelora Desak Bupati Pamekasan Segera Isi Kekosongan Jabatan OPD 
Disporapar Pamekasan Sukses Gelar Pemilihan Duta Daerah, Siapkan Generasi Muda Jadi Ujung Tombak Promosi Wisata dan Batik
BASSRA Desak Pemerintah dan DPR Segera Bentuk UU Khusus Penanganan LGBT
Data Kekeringan Pamekasan Belum Final, BPBD Prediksi Wilayah Terdampak Akibat El Nino Meluas
SMP Negeri di Pamekasan Sepi Peminat, 32 Sekolah Tak Penuhi Kuota Siswa
Stok Beras Bulog Madura Naik 150 Persen, DPRD Pamekasan Ingatkan Ancaman Kemarau Panjang
Karya AJP Diapresiasi, Buku Pamekasan Mencari Identitas Masuk Agenda Kajian di Dies Natalis ke-60 UIN Madura
Siswi SDI Al-Mujtama’ Kontingen Pamekasan Raih Medali Emas, Wakili Jatim Berlaga di O2SN Nasional

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 08:32 WIB

Partai Gelora Desak Bupati Pamekasan Segera Isi Kekosongan Jabatan OPD 

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:12 WIB

Disporapar Pamekasan Sukses Gelar Pemilihan Duta Daerah, Siapkan Generasi Muda Jadi Ujung Tombak Promosi Wisata dan Batik

Minggu, 12 Juli 2026 - 05:39 WIB

BASSRA Desak Pemerintah dan DPR Segera Bentuk UU Khusus Penanganan LGBT

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:37 WIB

SMP Negeri di Pamekasan Sepi Peminat, 32 Sekolah Tak Penuhi Kuota Siswa

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:21 WIB

Stok Beras Bulog Madura Naik 150 Persen, DPRD Pamekasan Ingatkan Ancaman Kemarau Panjang

Berita Terbaru