PAMEKASAN || KLIKMADURA – Polemik di Yayasan Al-Uswah Pamekasan hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda akan selesai.
Para wali murid yang merasa dirugikan terus mencari keadilan, termasuk dengan mendatangi Komisi IV DPRD Pamekasan untuk melakukan audiensi pada Jumat (18/7/2025) lalu.
Dalam pertemuan itu, Komisi IV DPRD Pamekasan menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti laporan para wali murid. Terutama, yang berkaitan dengan persoalan keuangan di internal yayasan.
Sebagai tindak lanjut, Komisi IV memanggil Ketua Yayasan Al-Uswah, Utsman Sayyaf, untuk hadir dan memberikan penjelasan langsung di forum dewan. Namun, pemanggilan tersebut tidak diindahkan.
“Iya tadi sudah dipanggil, tapi tidak datang,” kata anggota Komisi IV DPRD Pamekasan, Maltuful Anam, Senin (21/7/2025).
Pria yang akrab disapa Maltuf itu menegaskan, pihaknya akan fokus menangani aduan wali murid yang berkaitan dengan persoalan keuangan.
Sementara, untuk urusan teknis sekolah seperti siswa dan guru akan dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan.
Sebelumnya, pemanggilan terhadap Ketua Yayasan juga pernah dilakukan oleh Kepala Disdikbud Pamekasan, Mohammad Alwi.
Kepada media, Alwi menyatakan bahwa Utsman Sayyaf sempat datang ke kantornya dan menyampaikan penjelasan mengenai persoalan yang terjadi.
“Kami hanya berpesan jangan dipersulit bagi siswa-siswi yang mau keluar,” ujar Alwi saat dikonfirmasi.
Para wali murid terus berjuang mencari keadilan. Mereka meminta agar sejumlah uang yang telah dibayarkan dikembalikan oleh pihak yayasan. (enk/pw)