PAMEKASAN || KLIKMADURA – Ratusan warga Nahdliyin Kabupaten Pamekasan mengikuti apel peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di halaman Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan, Kamis (22/10/2026).
Ketua PCNU Pamekasan, KH. Muchlis Nasir, menyampaikan bahwa santri harus memiliki tiga kekuatan utama untuk menghadapi tantangan zaman, yakni akidah yang kuat, penguasaan ilmu pengetahuan dan kemandirian ekonomi.
Menurutnya, santri memiliki bekal keilmuan pesantren yang tidak perlu diragukan. Namun, juga harus diimbangi dengan pengetahuan terhadap perkembangan teknologi dan sains.

“Khazanah keilmuan pesantren tidak bisa diragukan lagi. Namun untuk tantangan hari ini, santri harus membuka diri dan wawasan bahwa perkembangan teknologi dan sains harus mampu di kuasai,” katanya.
Muchlis juga menekankan pentingnya kemandirian ekonomi. Santri perlu meneladani para sahabat Nabi Muhammad SAW yang memiliki kekuatan ekonomi sekaligus berjuang untuk kepentingan umat.
“Para sahabat Rasulullah, seperti Utsman bin Affan dan Abdurrahman bin Auf, memberikan teladan tentang pentingnya kemandirian ekonomi. Santri juga harus memiliki semangat yang sama agar mampu mandiri dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ucapnya.
Ia berharap, momentum Hari Santri Nasional menjadi pengingat bagi seluruh santri untuk terus memperkuat akidah, meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan, serta membangun kemandirian ekonomi.
“Jika akidahnya kuat, ilmu pengetahuannya dikuasai, dan ekonominya mandiri, santri akan mampu mengambil peran penting dalam membawa bangsa dan umat menuju masa depan yang lebih baik,” andasnya. (ibl/nda).














