Proyek Jalan Madupat–Omben Rp3,9 Miliar Disorot, Praktisi Sipil Dorong Uji Mutu U-Ditch

- Jurnalis

Sabtu, 10 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papan informasi Proyek Jalan Madupat–Omben. (KLIKMADURA)

Papan informasi Proyek Jalan Madupat–Omben. (KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Kualitas pekerjaan saluran beton U-Ditch dalam proyek peningkatan struktur Jalan Madupat–Omben, Kabupaten Sampang, perlu diperiksa lebih lanjut.

Sejumlah kondisi fisik yang terlihat di lokasi, mulai dari kerusakan pada ujung beton hingga celah antarelemen saluran, menjadi alasan perlunya pemeriksaan teknis untuk memastikan kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi kontrak.

Praktisi teknik sipil menjelaskan, mutu konstruksi U-Ditch tidak cukup dinilai hanya dari tampilan beton yang terlihat kokoh. Kualitas beton, tulangan besi, kondisi tanah dasar, ketepatan pemasangan, hingga penanganan sambungan antarelemen merupakan aspek penting yang menentukan kekuatan dan ketahanan konstruksi.

Menurutnya, saluran U-Ditch yang dipasang di sisi jalan tidak hanya berfungsi mengalirkan air hujan, tetapi juga perlu mendukung kestabilan tanah di sekitarnya agar tidak mudah terkikis dan mengganggu badan jalan.

“Mutu beton, ketepatan pemasangan, dan kondisi tanah dasar harus diperhatikan secara bersamaan. Kalau salah satu tidak memenuhi persyaratan, daya tahan konstruksi bisa terganggu,” jelasnya.

Baca juga :  Dinkes Pamekasan Temukan Empat Dokter Melanggar Aturan

Ia menerangkan, kekuatan beton pracetak harus sesuai dengan perencanaan dan spesifikasi teknis yang tercantum dalam kontrak pekerjaan. Untuk elemen yang dirancang menerima beban struktural, mutu beton, dimensi penampang, serta pembesian perlu dipastikan melalui dokumen teknis dan pemeriksaan yang relevan.

Selain kualitas material, kondisi dasar pemasangan juga harus menjadi perhatian. Lapisan alas perlu disiapkan secara memadai agar stabil dan mampu mendistribusikan beban dengan baik. Apabila dasar pemasangan tidak sesuai persyaratan, risiko penurunan pada titik tertentu dapat meningkat.

Aspek lain yang tidak kalah penting ialah sambungan antarelemen U-Ditch. Pengerjaannya harus mengikuti metode dan spesifikasi yang ditentukan agar posisi saluran tetap stabil serta rembesan air dapat dikendalikan sesuai kebutuhan desain.

“Kalau sambungannya dibiarkan terbuka tanpa penanganan sesuai spesifikasi, air berpotensi merembes dan mengikis tanah di bawah atau di samping saluran. Dalam kondisi tertentu, hal itu bisa memicu penurunan tanah dan berdampak pada konstruksi jalan di sekitarnya,” paparnya.

Baca juga :  1.049 Calon Jamaah Haji Asal Pamekasan Mulai Berangkat 9 Mei

Jika dikaitkan dengan proyek peningkatan struktur Jalan Madupat–Omben, kondisi fisik U-Ditch yang terlihat mengalami kerusakan pada bagian ujung serta celah antarelemen yang tampak terbuka perlu mendapat perhatian dari pihak terkait.

Meski demikian, temuan visual tersebut belum cukup untuk menyimpulkan bahwa mutu beton berada di bawah standar atau pekerjaan telah melanggar kontrak.

Diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kerusakan, kondisi sambungan, serta kesesuaian pemasangan dengan persyaratan teknis.

Karena itu, evaluasi sebaiknya tidak berhenti pada pengamatan dari luar. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sampang bersama konsultan pengawas perlu mencocokkan kondisi lapangan dengan dokumen spesifikasi teknis, metode pelaksanaan, dokumen asal material, serta hasil pengujian mutu apabila dipersyaratkan.

Pemeriksaan tersebut juga perlu mencakup kondisi lapisan dasar, elevasi saluran, penanganan sambungan, dan pemadatan tanah di sisi luar U-Ditch. Langkah itu penting untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan telah dilaksanakan sesuai ketentuan.

Baca juga :  PNS Disperpusip Sampang Ditangkap Polisi Gara-Gara Curi Uang Rp30 Juta

Dengan nilai proyek mencapai Rp3,9 miliar, masyarakat berharap seluruh komponen pekerjaan memiliki kualitas sesuai spesifikasi dan dapat berfungsi secara optimal dalam jangka panjang.

Pemeriksaan teknis diperlukan untuk memberikan kepastian mengenai kualitas hasil pekerjaan. Jika seluruh komponen telah memenuhi persyaratan, hasil evaluasi dapat menjadi dasar bagi pihak terkait untuk menjelaskan kondisi tersebut secara terbuka kepada masyarakat.

Sebaliknya, apabila ditemukan ketidaksesuaian terhadap spesifikasi kontrak, pihak pelaksana perlu melakukan perbaikan sesuai ketentuan yang berlaku sebelum pekerjaan dinyatakan memenuhi persyaratan.

Transparansi dalam pemeriksaan juga penting agar persoalan yang muncul di lapangan tidak berkembang menjadi spekulasi mengenai mutu material maupun pelaksanaan proyek.

Klik Madura telah menghubungi DPUPR Sampang dan CV Sinergi Mitra Andalan selaku kontraktor pelaksana untuk meminta konfirmasi mengenai spesifikasi material beton pracetak serta kondisi pemasangan U-Ditch di lokasi proyek. Namun, hingga berita ini ditulis, kedua pihak belum memberikan tanggapan. (ali/nda)

Berita Terkait

Kecelakaan Maut di JLS Sampang, Pengendara Scoopy dan Penumpang Pikap Tewas
Kekeringan di Sampang Meluas, Relawan Distribusikan 1 Juta Liter Air Bersih
Sembunyikan 197 Gram Sabu di Ruang Airbag Avanza, Dua Pria Asal Jember Ditangkap di Sampang
Pecatur Tunarungu Asal Sampang Raih Dua Medali di Malaysia, Bersaing di Level Asia Pasifik
Suami Grebek Istri saat Berduaan Bersama Kepala Puskesmas Robatal
Dapur MBG Ditutup Permanen, Satgas Sampang Ungkap Temukan Makanan Busuk hingga Masalah Sanitasi
25 Perusahaan Buka Lowongan Kerja di Sampang, Job Fair Digelar 21 Oktober
138 Usulan Revitalisasi SD Sampang Tak Terealisasi, 7 Sekolah Malah Dapat Jalur Aspirasi

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Proyek Jalan Madupat–Omben Rp3,9 Miliar Disorot, Praktisi Sipil Dorong Uji Mutu U-Ditch

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:40 WIB

Kecelakaan Maut di JLS Sampang, Pengendara Scoopy dan Penumpang Pikap Tewas

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Kekeringan di Sampang Meluas, Relawan Distribusikan 1 Juta Liter Air Bersih

Jumat, 9 Oktober 2026 - 03:02 WIB

Pecatur Tunarungu Asal Sampang Raih Dua Medali di Malaysia, Bersaing di Level Asia Pasifik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Suami Grebek Istri saat Berduaan Bersama Kepala Puskesmas Robatal

Berita Terbaru