Mengenal Lebih Dekat KH. Alyadi Mustofa, Legislator Senior yang Konsisten Suarakan Kepentingan Rakyat

- Jurnalis

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Jatim KH. Alyadi Mustofa berbincang dengan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Emil Elestianto Dardak beberapa waktu lalu. (DOK. KLIKMADURA)

Anggota DPRD Jatim KH. Alyadi Mustofa berbincang dengan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Emil Elestianto Dardak beberapa waktu lalu. (DOK. KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Nama KH. Alyadi Mustofa menjadi salah satu figur yang cukup diperhitungkan di panggung politik Jawa Timur. Legislator asal Madura itu dikenal konsisten menyuarakan kepentingan masyarakat kecil, terutama di sektor ekonomi kerakyatan yang menjadi urat nadi kehidupan warga.

Karier politik Alyadi di DPRD Jawa Timur tidak sekadar formalitas jabatan. Ia pernah dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Komisi B, yang membidangi sektor ekonomi, keuangan, dan pembangunan.

Posisi strategis tersebut menempatkannya di garis depan dalam mengawal berbagai kebijakan yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.

Dalam menjalankan tugasnya, Alyadi dikenal aktif turun ke lapangan menyerap aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses. Aspirasi yang dihimpun tidak berhenti sebagai catatan semata, tetapi diperjuangkan dalam bentuk pokok pikiran (pokir) yang diintegrasikan ke dalam program pemerintah daerah.

Baca juga :  Bayi Laki-laki Dibuang di Area Persawahan, Polres Sampang Buru Pelaku

Ia kerap menyoroti berbagai persoalan klasik yang dihadapi masyarakat Madura, seperti fluktuasi harga tembakau, ketidakstabilan harga garam, hingga nasib petani dan nelayan yang kerap terpinggirkan oleh kebijakan yang kurang berpihak.

Tak hanya itu, Alyadi juga dikenal vokal dalam membela keberlangsungan usaha mikro, termasuk warung Madura yang dinilainya sebagai tulang punggung ekonomi rakyat kecil.

“Ekonomi rakyat harus dilindungi. UMKM dan usaha kecil seperti warung Madura bukan hanya soal bisnis, tapi menyangkut keberlangsungan hidup masyarakat,” ujarnya dalam beberapa kesempatan.

Tak berhenti pada sektor ekonomi, Alyadi juga menunjukkan perhatian terhadap isu sosial, khususnya pendidikan. Ia menilai masih terdapat ketimpangan akses pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan di Jawa Timur. Menurutnya, kebijakan pendidikan perlu dievaluasi agar lebih merata dan tidak memperlebar kesenjangan.

Baca juga :  Hujan Deras, Pick Up Terjun ke Laut di Camplong Sampang

Di sisi politik, Alyadi termasuk figur dengan basis elektoral yang kuat di daerah pemilihan Madura. Perolehan suara yang signifikan dalam setiap kontestasi menjadi bukti bahwa ia memiliki dukungan nyata dari masyarakat. Hal itu sekaligus memperkuat posisinya dalam dinamika politik, baik di parlemen maupun di internal partai.

Kini, langkah politik Alyadi semakin menguat. Ia diproyeksikan oleh Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa untuk memimpin Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Sampang.

Proses penjaringan tersebut dinilai sebagai bentuk kepercayaan partai terhadap kapasitas dan loyalitasnya dalam membesarkan organisasi.

Proyeksi itu sekaligus meneguhkan komitmen Alyadi untuk terus memperkuat basis partai di Madura, khususnya di Kabupaten Sampang.

Baca juga :  Fraksi PAN DPRD Sampang Soroti Banyak Jalan Rusak Tak Tersentuh Pemerintah

Dengan pengalaman dan jaringan politik yang dimilikinya, ia diharapkan mampu membawa PKB semakin solid dan kompetitif dalam menghadapi kontestasi politik ke depan.

Sebagai kader Partai Kebangkitan Bangsa, Alyadi juga aktif dalam konsolidasi dan penguatan struktur partai di tingkat provinsi. Perannya tidak hanya sebagai legislator, tetapi juga sebagai bagian dari mesin politik yang turut menentukan arah kebijakan dan strategi partai.

Dengan pengalaman politik, kedekatan dengan konstituen, serta konsistensi dalam memperjuangkan isu-isu kerakyatan, Alyadi Mustofa menjadi salah satu representasi kuat suara Madura di tingkat provinsi.

Kiprahnya menunjukkan bahwa politik tidak hanya soal kekuasaan, tetapi juga tentang keberpihakan dan komitmen terhadap rakyat. (nda)

Berita Terkait

Cegah Penumpukan di Bank, Pencairan Bansos Warga Mandangin Dipusatkan di Kantor Kecamatan
Persiapan KDKMP di Sampang Baru 50 Persen, Penempatan Manajer Mulai Berjalan
Digrebek saat Berduaan dengan Staf, Dinkes Sampang Bakal Panggil Kepala Puskesmas Robatal Pekan Depan
Jelang Sidang Tuntutan Kasus Kekerasan Seksual di Ketapang, Kuasa Hukum Korban Apresiasi Polisi dan Jaksa
Proyek Jalan Madupat–Omben Rp3,9 Miliar Disorot, Praktisi Sipil Dorong Uji Mutu U-Ditch
Kecelakaan Maut di JLS Sampang, Pengendara Scoopy dan Penumpang Pikap Tewas
Kekeringan di Sampang Meluas, Relawan Distribusikan 1 Juta Liter Air Bersih
Sembunyikan 197 Gram Sabu di Ruang Airbag Avanza, Dua Pria Asal Jember Ditangkap di Sampang

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Cegah Penumpukan di Bank, Pencairan Bansos Warga Mandangin Dipusatkan di Kantor Kecamatan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Persiapan KDKMP di Sampang Baru 50 Persen, Penempatan Manajer Mulai Berjalan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:15 WIB

Digrebek saat Berduaan dengan Staf, Dinkes Sampang Bakal Panggil Kepala Puskesmas Robatal Pekan Depan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:38 WIB

Jelang Sidang Tuntutan Kasus Kekerasan Seksual di Ketapang, Kuasa Hukum Korban Apresiasi Polisi dan Jaksa

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Proyek Jalan Madupat–Omben Rp3,9 Miliar Disorot, Praktisi Sipil Dorong Uji Mutu U-Ditch

Berita Terbaru