Dorong Peningkatan IPM, Tim Madura Maju-Unggul Gelar Rakor di Pamekasan

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga Kepala SMAN Pamekasan berfoto bersama Kacabdindik Jatim Wilayah Pamekasan dan undangan lainnya (MKKS SMA FOR KLIK MADURA)

Tiga Kepala SMAN Pamekasan berfoto bersama Kacabdindik Jatim Wilayah Pamekasan dan undangan lainnya (MKKS SMA FOR KLIK MADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Tim Pengurus Gerakan Madura Maju dan Unggul menggelar rapat koordinasi (rakor) pada Kamis (5/2/2026).

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi langkah awal untuk merealisasikan program Dinas Pendidikan Jawa Timur tahun 2026 dalam upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Yakni, melalui program Madura Maju–Madura Unggul Mau Naik Kelas.

Ketua MKKS SMA Pamekasan, Moh. Arifin menyampaikan, untuk mengimplementasikan program tersebut, dipilih sejumlah SMA Negeri di empat kabupaten di Madura.

Selanjutnya, masing-masing kabupaten menetapkan tiga sekolah sebagai pilot project Sekolah Unggul.

Baca juga :  Tindak Lanjuti Kasus Perundungan, Dewan-Polres Pamekasan Datangi SMPN 2 Pademawu 

“Untuk Kabupaten Pamekasan ada tiga sekolah yang terpilih menjadi pilot project, yaitu SMAN 1, SMAN 2, dan SMAN 3 Pamekasan,” ujarnya.

Arifin menjelaskan, target jangka pendek program ini adalah meningkatkan jumlah siswa yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur SNBP, SNBT, maupun Mandiri.

Hal tersebut berlaku baik bagi PTN reguler maupun sekolah kedinasan, sesuai minat dan bakat siswa.

Menindaklanjuti program tersebut, rakor digelar serentak di empat kabupaten. Untuk Kabupaten Pamekasan, kegiatan dipusatkan di Aula SMAN 2 Pamekasan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang PSMA dan TKPI Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, Kacabdindik dan Kasi SMA se-Madura, 12 Tim Sekolah Unggul se-Madura, serta MKKS Kabupaten Pamekasan.

Baca juga :  DPRD Pamekasan Sukses Kawal Realisasi PAD, Tahun 2024 Naik Rp 50 Miliar

“Harapannya, semua proses ini dapat berjalan lancar. Pemenuhan IPM juga bisa terealisasi dengan baik, dan para siswa mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi yang mereka cita-citakan,” pungkasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Tertarik pada Luka-Luka Cinta Royyan Julian, Tauhed Supratman Raih Penghargaan Sutasoma
Pemkab Pamekasan Pastikan UHC Prioritas Aktif November 2026, Klaim Cakupan Peserta Capai 98,8 Persen
Pemilik Warung Seblak Moms Iphiie Akhirnya Ditangkap Polisi, Diduga Terlibat Kasus Investasi Bodong 
Kapus Waru Pamekasan Ungkap Pemicu Gangguan Kesehatan Jiwa, Dukungan Keluarga Jadi Kunci Pemulihan
AJP-DKP Bakal Gelar Pekan Kebudayaan Madura, Angkat Warisan M. Tabrani untuk Indonesia
Pagelaran Karapan Sapi Pamekasan Tanpa Suntikan Dana Pemkab, Peserta Patungan hingga Ratusan Juta
Sengketa Lahan TK ABA IV Pamekasan Berlanjut, Pelapor Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Penuhi Panggilan Polres
Polisi Usut Pembongkaran Indomaret di Palengaan, Sejumlah Pihak Bakal Dipanggil

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Tertarik pada Luka-Luka Cinta Royyan Julian, Tauhed Supratman Raih Penghargaan Sutasoma

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:17 WIB

Pemkab Pamekasan Pastikan UHC Prioritas Aktif November 2026, Klaim Cakupan Peserta Capai 98,8 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:52 WIB

Pemilik Warung Seblak Moms Iphiie Akhirnya Ditangkap Polisi, Diduga Terlibat Kasus Investasi Bodong 

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:45 WIB

Kapus Waru Pamekasan Ungkap Pemicu Gangguan Kesehatan Jiwa, Dukungan Keluarga Jadi Kunci Pemulihan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Pagelaran Karapan Sapi Pamekasan Tanpa Suntikan Dana Pemkab, Peserta Patungan hingga Ratusan Juta

Berita Terbaru