Realisasi PAD Sektor Parkir di Kabupaten Sampang Sangat Jauh dari Target

- Jurnalis

Senin, 23 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG || KLIKMADURA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sampang gagal mencapai target Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) tahun 2024 di sektor parkir.

Terbukti, menjelang puncak akhir tahun, realisasinya hanya Rp 297.005.000 dari total target Rp 3,5 miliar. Jika diprosentase, hanya 8,5 persen.

Kasi Lalu Lintas Jalan, Bidang Hubungan Darat, Dishub Sampang, Khotibul Umam mengatakan, ada masalah dalam pengelolaan parkir. Salah satunya, beberapa juru parkir (jukir) tidak menyetor sesuai target yang disepakati bersama.

Setiap jukir ditarget setoran setiap hari. Tujuannya, agar pendapatan bisa sesuai target tahunan yang telah ditetapkan. Namun, ketentuan tersebut kerap diabaikan.

Baca juga :  Diabaikan Pemerintah, Warga Desa Kalompang Timur Swadaya Perbaiki Jalan Rusak

“Kami sudah menargetkan setoran setiap hari sebesar Rp 50 ribu setiap jukir, tetapi masih sering tidak sesuai yang kami targetkan,” katanya.

Dijelaskan, Dishub Sampang menentukan titik parkir yang dikelola juru parkir (Jukir) yang telah dipilih. Ada 60 titik parkir, dengan rincianya 50 titik di dalam kota, 10 titik di pasar-pasar yang di Kecamatan.

Kabid Hubungan Darat, Dishub Sampang, Hery Budianto mengatakan, jika realisasi PAD tahun 2024 di sektor parkir tidak mencapai target, akan dijelaskan sesuai dinamika yang terjadi di lapangan.

Baca juga :  Urgensi PLTMG Saronggi

“Akan kami jelaskan seusai kondisi di lapangan beserta kendala-kendala yang kami alami,” tandasnya. (san/diend)

Berita Terkait

Satlantas Sampang Ingatkan Risiko ETLE dan Pajak, Kendaraan Bekas Harus Segera Balik Nama
Forkopimda Sampang Sidak SPBU Pliyang, Stok BBM Subsidi Diklaim Aman
Petani Garam Sampang Bergantung pada Segelintir Gudang, Pembeli Alternatif Dibutuhkan
Dalami Dugaan Skandal Perselingkuhan Kapus Robatal, Polisi Bakal Panggil Ulang Istri Dokter Benny
Usai Keluar dari SPBU, Mobil Xenia Terbakar dan Tabrak Tiang di Sampang, Dua Orang Terluka
Kejar Tender LPJU, Dishub Sampang Pangkas Waktu Pengerjaan Jadi 45 Hari
Soal Dugaan Tambang Ilegal di Desa Temoran, Kanit Reskrim Polsek Omben: Saya Tahu, Tapi Silahkan Tanya Polres!
Korban Dugaan Pelecehan Seksual Ditemukan Meninggal di Pantai Camplong Sampang

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Satlantas Sampang Ingatkan Risiko ETLE dan Pajak, Kendaraan Bekas Harus Segera Balik Nama

Senin, 19 Oktober 2026 - 06:12 WIB

Forkopimda Sampang Sidak SPBU Pliyang, Stok BBM Subsidi Diklaim Aman

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:08 WIB

Petani Garam Sampang Bergantung pada Segelintir Gudang, Pembeli Alternatif Dibutuhkan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 03:02 WIB

Dalami Dugaan Skandal Perselingkuhan Kapus Robatal, Polisi Bakal Panggil Ulang Istri Dokter Benny

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Usai Keluar dari SPBU, Mobil Xenia Terbakar dan Tabrak Tiang di Sampang, Dua Orang Terluka

Berita Terbaru

Pengendara melintas di area penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Kabupaten, Kelurahan Bugih, Pamekasan, Senin (19/10/2026). (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA)

Pamekasan

Biaya Listrik PJU Pamekasan Tembus Rp16,1 Miliar

Senin, 19 Okt 2026 - 10:43 WIB