Mahasiswi IAIN Madura Korban Dugaan Pelecehan Dosen Ngaku Takut dan Trauma

- Jurnalis

Senin, 13 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, KLIKMADURA – Mahasiswi Prodi Pendidikan Agama Islam, IAIN Madura berinisial E mengaku takut dan trauma. Sebab, perempuan berhijab itu mendapat perlakuan tidak senonoh dari oknum dosen berinisial IH.
Kepada Klik Madura, E menceritakan dugaan pelecehan tersebut.

Dia menyebut, dosen berinisial IH itu menyentuh bagian punggung. Bahkan, tangan sang dosen nyaris menyentuh bagian dada. Kejadiannya, saat jam kuliah.

Atas kejadian itu, mahasiswi semester pertama itu mengaku takut dan trauma. Sebab, statusnya masih mahasiswa baru tetapi sudah mendapat perlakuan kurang baik.

“Saya takut, karena baru diterima sebagai mahasiswi di IAIN Madura, malah mendapat perlakuan seperti ini,” terangnya.

Baca juga :  Jadi Keynote Speaker di IAIN Madura, Bos MK Bakar Semangat Kepemimpinan Mahasiswa

Persoalan tersebut sudah sampai di tatanan dekanat Fakultas Tarbiyah, IAIN Madura. Sebab, dugaan pelecehan itu diadukan secara tertulis.

Klik Madur berusaha meminta keterangan kepada Dekan Fakultas Tarbiyah Siswanto. Namun, dia enggan menganggapi pertanyaan yang dilayangkan wartawan Klik Madura. (ibl/diend)

Berita Terkait

Langkah RSIA Puri Bunda Madura Angkat Rahim Ibu Muda Dinilai Tepat, Kini Pasien dan Bayi Kembali Sehat
Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Perbankan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Realisasi Program Kampung Nelayan di Pamekasan Tak Jelas, Pemkab Berdalih Tunggu Kepastian Pemerintah Pusat
Dandim Pamekasan Resmikan Jembatan Garuda, Perkuat Akses Warga dan Dongkrak Ekonomi Desa
Kiai Kholilurrahman Target Juli Tak Ada Lagi Plt Kepsek di Pamekasan
Peringati 10 Muharram, CV Ayunda Permata Sejahtera Santuni 1.000 Anak Yatim
RSUD Smart Pamekasan Tambah 10 Alat Hemodialisis, Target Beroperasi Oktober
Tak Punya Utang, Tetangga Wabup Pamekasan Malah Dituntut Rp500 Juta dalam Sengketa Banner Agunan BNI

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 14:38 WIB

Langkah RSIA Puri Bunda Madura Angkat Rahim Ibu Muda Dinilai Tepat, Kini Pasien dan Bayi Kembali Sehat

Senin, 29 Juni 2026 - 05:46 WIB

Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Perbankan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:25 WIB

Realisasi Program Kampung Nelayan di Pamekasan Tak Jelas, Pemkab Berdalih Tunggu Kepastian Pemerintah Pusat

Sabtu, 27 Juni 2026 - 06:02 WIB

Dandim Pamekasan Resmikan Jembatan Garuda, Perkuat Akses Warga dan Dongkrak Ekonomi Desa

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:44 WIB

Kiai Kholilurrahman Target Juli Tak Ada Lagi Plt Kepsek di Pamekasan

Berita Terbaru