BPBD Pamekasan Minta Warga Pesisir Waspada Banjir Rob

- Jurnalis

Sabtu, 3 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, klikmadura.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Jawa Timur, Jumat malam, menyampaikan peringatan dini potensi banjir rob. Khususnya, bagi masyarakat di wilayah pesisir.

Analis Kebencanaan Ahli Muda BPBD Pamekasan Budi Cahyono menyampaikan, warga wilayah pesisir pantai hsrus meningkatkan kewaspadaan. Sebab, berdasarkan prakira dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), banjir rob berpotensi terjadi pada tangggal 2 hingga 8 Juni 2023.

“Untuk ketinggian antara 120-160 sentimeter dan kedalaman surut dapat mencapai 70 sampai dengan 120 sentimeter,” kata Budi melalui keterangan tertulisnya.

Baca juga :  Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Perbankan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Dia menjelaskan, banjir rob merupakan banjir yang disebabkan oleh muka laut akibat pasang maksimum, sehingga air pasang tersebut menggenangi daratan. Banjir ini diakibatkan oleh terjadinya pasang air laut yang lebih tinggi dari ketinggian daratan.

“Kalau berdasarkan rilis BMKG, wilayah pesisir yang berpotensi terdampak antara lain Pamekasan dan Sumenep, sekitar pukul 10.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB.

Selain di Pulau Madura, ada beberapa pesisir di Jawa Timur yang juga diperkirakan terdampak. Yakni, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Surabaya Barat yang meliputi Gresik, Lamongan dan Tuban, serta Pesisir Timur Surabaya.

Baca juga :  Akibat Hujan Deras, Jalan Kabupaten di Kecamatan Waru Tertutup Longsor

Budi mengaku pihaknya telah menyampaikan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat. Kegiatan itu melibatkan TNI-Polri dan Forum Relawan Penanggulangan Bencana Pamekasan.

Sementara berdasarkan kebiasaan tahun-tahun sebelumnya, banjir rob sering terjadi di beberapa lokasi. Yakni,Pantai Talang Siring, Desa Montok, Kecamatan Larangan dan Pesisir Pantai Dusun Kotasek, Jumiang, Kecamatan Pademawu, Pamekasan. (has/diend)

Berita Terkait

Pagelaran Karapan Sapi Pamekasan Tanpa Suntikan Dana Pemkab, Peserta Patungan hingga Ratusan Juta
Sengketa Lahan TK ABA IV Pamekasan Berlanjut, Pelapor Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Penuhi Panggilan Polres
Polisi Usut Pembongkaran Indomaret di Palengaan, Sejumlah Pihak Bakal Dipanggil
Menyaksikan Kesenian Wayang Kulit Pamekasan: Satu-satunya di Madura, Ajarkan Falsafah Kehidupan
APBD 2027 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Sebut DAK Berpotensi Naik
Lima Tahun Buron, Pelaku Pembacokan Cakades Batubintang Ditangkap di Jember
Cegah NAPZA pada Remaja, Dinkes Pamekasan Perkuat Koordinasi Lintas Sektor
Lapas Narkotika Pamekasan Gandeng Puskesmas Teja Pantau Higienitas Makanan Warga Binaan

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Pagelaran Karapan Sapi Pamekasan Tanpa Suntikan Dana Pemkab, Peserta Patungan hingga Ratusan Juta

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Sengketa Lahan TK ABA IV Pamekasan Berlanjut, Pelapor Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Penuhi Panggilan Polres

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Polisi Usut Pembongkaran Indomaret di Palengaan, Sejumlah Pihak Bakal Dipanggil

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Menyaksikan Kesenian Wayang Kulit Pamekasan: Satu-satunya di Madura, Ajarkan Falsafah Kehidupan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:01 WIB

APBD 2027 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Sebut DAK Berpotensi Naik

Berita Terbaru

MANIFESTO GELORA PAMEKASAN

UHC Semesta 2027: Membenahi Data, Menjamin Hak Sehat Rakyat Pamekasan

Minggu, 11 Okt 2026 - 02:22 WIB