Paslon Tauhid Berencana Dirikan Pasar Wisata Durian di Pegantenan Pamekasan

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 22 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan Periode 2024-2029 RB. Fattah Jasin dan RP. Mujahid Ansori.

Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan Periode 2024-2029 RB. Fattah Jasin dan RP. Mujahid Ansori.

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pamekasan memiliki potensi durian yang melimpah. Potensi itu dilirik oleh Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan Periode 2024-2029 RB. Fattah Jasin dan RP. Mujahid Ansori.

Pasangan yang mengusung tagline Pamekasan Berkah itu bertekad membangun pasar wisata durian jika ditakdirkan menjadi pemimpin. Pasar tersebut akan dibangun di Kecamatan Pegantenan.

Fattah Jasin mengatakan, Pamekasan memiliki banyak objek wisata yang dapat dikembangkan, termasuk wisata alam, wisata religi, dan wisata minat khusus. Namun, hingga kini pengelolaan wisata masih terkendala tata kelola yang belum optimal.

Baca juga :  KPU Pamekasan Tetapkan DPT Pilkada 2024 Sebanyak 666.048, Perempuan Paling Banyak!

“Kami memiliki program untuk menghubungkan potensi kearifan lokal dengan agenda wisata yang dilakukan oleh pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten,” ujarnya.

Fattah mengataka, wisata alam seperti pantai, wisata Api Tak Kunjung Padam dan wisata durian di Kecamatan Penganten dapat menjadi unggulan jika dikelola dengan baik.

“Jika ditakdirkan menang, kami berencana mendirikan pasar wisata durian sebagai bagian dari pengembangan potensi wisata di Kabupaten Pamekasan,” katanya.

RP. Mujahid Ansori menambahkan, selain wisata alam, pemerintah juga penting menghargai sejarah dan budaya lokal. Ia menyatakan, branding Ronggosukowati harus dimaksimalkan.

Baca juga :  Empat Figur Bakal Calon Bupati Pamekasan Ini Ternyata Bukan Orang Sembarangan

“Kami akan mendirikan museum di dekat Makam Ronggosukowati yang menyimpan arsip dan jejak sejarah Pamekasan,” katanya.

“Kami juga berencana menjadikan Pasar Kolpajung sebagai pusat oleh-oleh dan suvenir religi yang akan memperkuat citra Pamekasan sebagai kota bersejarah dan kota peradaban,” tandasnya. (ibl/diend)

Berita Terkait

Dari Madura hingga Tionghoa-Arab, Simfoni Budaya Gambarkan Keberagaman Pamekasan
Dukung Manajemen Talenta dan Penerapan Sistem Merit, BKPSDM Pamekasan Fasilitasi Profiling Pegawai
SIPEDAL SAKERA Antar SDI Al-Munawwarah Raih Penghargaan Inovasi Literasi Digital dari Bupati Pamekasan
Dewan Pendidikan Pamekasan Kritik Sikap Ketua Yayasan Al-Uswah, Sebutan Wartawan “Bodrex” Dinilai Cederai Marwah Pendidikan
Dekatkan Layanan Kesehatan kepada Masyarakat, Puskesmas Pademawu Hadirkan CKG dan Detektif TB di Kemilau Madura
Lima Pejabat Inspektorat Dilantik, Bupati Pamekasan Minta Pengawasan Lebih Tajam
Empat Abad Jejak Dakwah Syekh Bilfaqih, LPI ABFA Rawat Warisan Ulama Lewat Pawai Budaya
Lontarkan Kalimat Tak Pantas pada Jurnalis, Ahli Bahasa UNIRA Soroti Etika Komunikasi Ketua Yayasan Al-Uswah

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 06:17 WIB

Dari Madura hingga Tionghoa-Arab, Simfoni Budaya Gambarkan Keberagaman Pamekasan

Selasa, 3 November 2026 - 06:03 WIB

Dukung Manajemen Talenta dan Penerapan Sistem Merit, BKPSDM Pamekasan Fasilitasi Profiling Pegawai

Selasa, 3 November 2026 - 04:28 WIB

SIPEDAL SAKERA Antar SDI Al-Munawwarah Raih Penghargaan Inovasi Literasi Digital dari Bupati Pamekasan

Selasa, 3 November 2026 - 03:31 WIB

Dewan Pendidikan Pamekasan Kritik Sikap Ketua Yayasan Al-Uswah, Sebutan Wartawan “Bodrex” Dinilai Cederai Marwah Pendidikan

Senin, 2 November 2026 - 22:34 WIB

Dekatkan Layanan Kesehatan kepada Masyarakat, Puskesmas Pademawu Hadirkan CKG dan Detektif TB di Kemilau Madura

Berita Terbaru