Bupati Pamekasan Soroti Polemik Pasar Kolpajung, Dari Dugaan Jual Beli Kios Hingga Penganiayaan

- Jurnalis

Senin, 24 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman saat diwawancara awak media.

Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman saat diwawancara awak media.

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman, memberikan perhatian penuh terhadap polemik yang terjadi di Pasar Kolpajung.

Yakni, mulai dari dugaan praktik jual beli kios hingga kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan kepala pasar dan pedagang.

Menurutnya, persoalan dugaan jual beli kios akan dipelajari secara mendalam dan dievaluasi secara menyeluruh.

“Saya akan pelajari dan evaluasi. Jika memang betul-betul ada praktik jual beli kios, maka nanti akan dikembalikan pada posisi semula,” tegasnya.

Terkait dugaan penganiayaan, meskipun tidak turun langsung ke lokasi, Bupati Kholilurrahman mengaku telah mengetahui kronologi kejadian tersebut.

Baca juga :  Puluhan Ribu Warga Nahdliyin Pamekasan Ramaikan Puncak Resepsi 1 Abad NU

“Saya sudah mengetahui bagaimana kejadian itu berlangsung. Nantinya, pelaku dalam hal ini kepala pasar dan pihak terkait akan dimintai keterangan,” ujarnya.

Mantan anggota DPR RI itu menegaskan, semua pihak harus bekerja sesuai aturan yang berlaku agar tidak ada yang dirugikan.

“Semua harus on the track sehingga tidak ada pihak yang dirugikan,” tandasnya. (ibl/diend)

Berita Terkait

Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”
Membanggakan! 14 Siswa Pamekasan Borong Prestasi di Ajang FTBI Jatim
UNIRA Raih Hibah Program Kampus Berdampak Rp2 Miliar, Rektor Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
849 Mahasiswa Diwisuda, Rektor UNIRA Minta Para Sarjana Harus Berdampak bagi Masyarakat
Tegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, PCNU Pamekasan Apresiasi Penutupan Sejumlah Tempat Hiburan
HSN 2026, PCNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi
Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045
Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Membanggakan! 14 Siswa Pamekasan Borong Prestasi di Ajang FTBI Jatim

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:17 WIB

UNIRA Raih Hibah Program Kampus Berdampak Rp2 Miliar, Rektor Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:32 WIB

849 Mahasiswa Diwisuda, Rektor UNIRA Minta Para Sarjana Harus Berdampak bagi Masyarakat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Tegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, PCNU Pamekasan Apresiasi Penutupan Sejumlah Tempat Hiburan

Berita Terbaru