73 Mahasiswa IAI Nata Sampang Diwisuda, Siap Berkontribusi Bagi Agama, Nusa dan Bangsa

- Jurnalis

Rabu, 25 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran senat dan rektorat IAI NATA Sampang saat wisuda ke-20 di Ballroom Hotel Odaita, Pamekasan.

Jajaran senat dan rektorat IAI NATA Sampang saat wisuda ke-20 di Ballroom Hotel Odaita, Pamekasan.

SAMPANG || KLIKMADURA – Institut Agama Islam Nazhatut Thullab (IAI NATA) Sampang menggelar wisuda Sarjana Strata Satu (S1) ke-20 Rabu, (25/12/2024) di Ballroom Odaita Hotel, Pamekasan. Sebanyak 73 mahasiswa resmi menyandang gelar sarjana dan siap berkontribusi bagi agama, nusa dan bangsa.

Puluhan mahasiswa yang diwisuda itu berasal dari lima program studi (prodi). Perinciannya, Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) sebanyak 37 mahasiswa, Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) 3 mahasiswa dan Prodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) sebanyak 13 mahasiswa.

Kemudian, Prodi Ekonomi Syariah (ES) sebanyak 14 mahasiswa, Prodi Perbankan Syariah (PBS) berjumlah 2 mahasiswa, dan Prodi Hukum Keluarga Islam (HKI) berjumlah 4 mahasiswa.

Baca juga :  Diduga Jadi Biang Banjir, Bupati Pamekasan Janji Tutup Galian C Ilegal

Kegiatan tersebut dimeriahkan penampilan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Paduan Suara dan UKM Teater Harkat IAI Nata Sampang. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan penuh khidmat.

Ketua Senat IAI NATA Sampang Dr. KH. Moh. Toyyib Madani, MA menyampaikan rasa bangga atas diwisudanya puluhan mahasiswa tersebut.

Dengan prosesi wisuda itu, secara otomatis lahir generasi baru yang siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan agama. “Jadilah individu yang terus belajar dan berinovasi,” pesannya.

Seluruh mahasiswa yang resmi menyandang gelar sarjana itu diminta tidak berhenti mencari ilmu. Diharapkan, pasca lulus dari IAI NATA, bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Baca juga :  Ruang Tunggu Tidak Layak, Pasien Dokter Spesialis di Pamekasan Terpaksa Tidur di Amperan

“Mencari ilmu jangan hanya selesai di S1 saja. Terus cari ilmu setelah selesai wisuda ini, karena ilmu akan berpengaruh kepada kualitas pribadi kita,” ungkapnya.

Dr. KH. Moh. Toyyib Madani menyampaikan, manusia yang memiliki derajat tinggi adalah manusia yang berilmu, bukan karena harta maupun tahta.

“Yang mempunyai derajat adalah orang yang berilmu. Orang yang berilmu akan disanjung di dunia maupun di akhirat. Utlubul Ilma Minal Mahdi Ilal Lahdi,” tandasnya. (san/diend)

Berita Terkait

Diduga Cabuli Santri Berulang Kali, Guru Madrasah di Pamekasan Dilaporkan ke Polisi
Arogansi SDIT Al-Uswah terhadap Dua Karyawan, Dikeluarkan dari Grup WA Tanpa Sebab Lalu Dipecat
Disangka Boneka, Ternyata Mayat MrX Tergeletak Membusuk di Ladang Petani Pamekasan
Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”
Membanggakan! 14 Siswa Pamekasan Borong Prestasi di Ajang FTBI Jatim
UNIRA Raih Hibah Program Kampus Berdampak Rp2 Miliar, Rektor Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
849 Mahasiswa Diwisuda, Rektor UNIRA Minta Para Sarjana Harus Berdampak bagi Masyarakat
Tegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, PCNU Pamekasan Apresiasi Penutupan Sejumlah Tempat Hiburan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Diduga Cabuli Santri Berulang Kali, Guru Madrasah di Pamekasan Dilaporkan ke Polisi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Arogansi SDIT Al-Uswah terhadap Dua Karyawan, Dikeluarkan dari Grup WA Tanpa Sebab Lalu Dipecat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Disangka Boneka, Ternyata Mayat MrX Tergeletak Membusuk di Ladang Petani Pamekasan

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Membanggakan! 14 Siswa Pamekasan Borong Prestasi di Ajang FTBI Jatim

Berita Terbaru