Proyek Rehabilitasi Pasar 17 Agustus Pamekasan Kembali Diusulkan Melalui Perubahan APBD

- Jurnalis

Rabu, 14 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beberapa pedagang berada di depan Pasar 17 Agustus di Jalan Pintu Gerbang, Kelurahan Bugih, Pamekasan, Rabu (14/10/2026). (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

Beberapa pedagang berada di depan Pasar 17 Agustus di Jalan Pintu Gerbang, Kelurahan Bugih, Pamekasan, Rabu (14/10/2026). (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Rencana rehabilitasi Pasar 17 Agustus di Kabupaten Pamekasan kembali diperjuangkan melalui Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2026.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan mengusulkan anggaran Rp200 juta untuk memperbaiki sejumlah fasilitas pasar yang dinilai membutuhkan penanganan.

Kepala Disperindag Pamekasan, Muharram, mengatakan, usulan rehabilitasi sebelumnya belum disetujui karena kondisi keuangan pemerintah daerah masih terbatas.

Akibatnya, anggaran yang tersedia saat ini lebih diprioritaskan untuk kegiatan rutin, seperti pengecatan dan pemeliharaan fasilitas pasar.

“Karena memang kondisi keuangan Pemkab belum stabil, jadi usulan kemarin itu tidak di-ACC,” ujarnya.

Baca juga :  BKN Setujui Penerapan Manajemen Talenta ASN di Pemkab Pamekasan

Meski usulan sebelumnya belum terealisasi, Disperindag Pamekasan kembali mengajukan anggaran rehabilitasi melalui P-APBD 2026. Muharram berharap usulan tersebut mendapat persetujuan sehingga perbaikan pasar dapat segera dilaksanakan.

Anggaran Rp200 juta yang diusulkan akan digunakan untuk memperbaiki los pedagang, fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), serta area pasar hewan. Khusus area pasar hewan, perbaikan direncanakan berupa pemasangan paving agar lokasi tersebut tidak lagi becek dan berlumpur saat musim hujan.

“Mudah-mudahan bisa terealisasi di P-APBD ini,” ujar Muharram.

Jika kembali tidak disetujui, Disperindag Pamekasan akan mengusulkan rehabilitasi tersebut pada tahun anggaran berikutnya. Menurut Muharram, usulan perbaikan fasilitas seluruh pasar diajukan setiap tahun, tetapi keterbatasan anggaran membuat pemerintah harus memprioritaskan pasar yang dinilai paling mendesak.

Baca juga :  Sekjen Kemenag RI Dukung IAIN Madura Menjadi UIN Madura

“Karena PAD kami dituntut harus tercapai, tapi fasumnya tidak sesuai. Kan harus balance biar bisa tercapai,” pungkasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

PLN UP3 Madura Beri Penghargaan kepada Lima Pelanggan Prioritas
Rp4 Miliar Revitalisasi Empat Sentra PKL Pamekasan Gagal Digelar, DPRD Soroti Kinerja Dinas
Kabar Gembira! Job Fair Pamekasan Sediakan 1.246 Lowongan Kerja
Cegah APBD Jebol, Pemkab Pamekasan Cicil Dana Cadangan Pilkada Rp60 Miliar selama Tiga Tahun
Tertarik pada Luka-Luka Cinta Royyan Julian, Tauhed Supratman Raih Penghargaan Sutasoma
Pemkab Pamekasan Pastikan UHC Prioritas Aktif November 2026, Klaim Cakupan Peserta Capai 98,8 Persen
Pemilik Warung Seblak Moms Iphiie Akhirnya Ditangkap Polisi, Diduga Terlibat Kasus Investasi Bodong 
Kapus Waru Pamekasan Ungkap Pemicu Gangguan Kesehatan Jiwa, Dukungan Keluarga Jadi Kunci Pemulihan

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Proyek Rehabilitasi Pasar 17 Agustus Pamekasan Kembali Diusulkan Melalui Perubahan APBD

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:10 WIB

PLN UP3 Madura Beri Penghargaan kepada Lima Pelanggan Prioritas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:54 WIB

Rp4 Miliar Revitalisasi Empat Sentra PKL Pamekasan Gagal Digelar, DPRD Soroti Kinerja Dinas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Kabar Gembira! Job Fair Pamekasan Sediakan 1.246 Lowongan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Cegah APBD Jebol, Pemkab Pamekasan Cicil Dana Cadangan Pilkada Rp60 Miliar selama Tiga Tahun

Berita Terbaru