SMAN 3 Pamekasan Kembangkan Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan, Dorong Siswa Lebih Peduli Lingkungan

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala SMAN 3 Pamekasan, Wardi. (DOK. KLIKMADURA)

Kepala SMAN 3 Pamekasan, Wardi. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – SMAN 3 Pamekasan terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inovatif dan berkelanjutan.

Salah satu langkah yang kini digagas adalah program ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan kosong di samping sekolah untuk ditanami berbagai tanaman bermanfaat.

Kepala SMAN 3 Pamekasan, Wardi, mengatakan bahwa pengelolaan lahan tersebut melibatkan seluruh warga sekolah. Namun ke depan, siswa akan menjadi pengelola utama sebagai bagian dari proses belajar.

“Tentu kami akan melibatkan para siswa, karena namanya lembaga pendidikan menjadi tempat belajar bagi para siswa sehingga bisa memanfaatkan hal itu,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya.

Baca juga :  Realisasi Program Kampung Nelayan di Pamekasan Tak Jelas, Pemkab Berdalih Tunggu Kepastian Pemerintah Pusat

Selain program ketahanan pangan, SMAN 3 Pamekasan juga memiliki program sekolah unggul yang mendukung siswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

Sekolah memberikan pembinaan agar siswa bisa lolos ke perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBT maupun sekolah kedinasan.

Tidak berhenti di sana, sekolah juga gencar menjalankan program sekolah bersih, sehat, dan bebas sampah plastik.

Upaya ini dilakukan secara bertahap, mulai dari mengganti penggunaan botol plastik dengan air galon hingga mendorong siswa membawa tumblr sendiri.

“Kita ganti dengan air kemasan galon, sehingga siswa membawa tumblr sendiri. Dan di kantin, jajanan basah yang awalnya menggunakan styrofoam kini diganti daun pisang dan daun jati,” terangnya.

Baca juga :  PMII Pamekasan Sebut Aktor Utama Pengrusakan Mangrove Desa Tanjung Tak Tersentuh

Wardi berharap, kebiasaan positif yang terbentuk di sekolah dapat diterapkan siswa di lingkungan rumah maupun masyarakat sekitar. (enk/nda)

Berita Terkait

Lindungi Modal Petani Tembakau, DKPP Pamekasan Siapkan BPP sebagai Acuan Pabrik
Empat SMAN di Pamekasan Sepi Peminat, Kuota SPMB 2026 Belum Terpenuhi
Harga Material Naik, Proyek Jalan DBHCHT Rp6 Miliar di Pamekasan Belum Dikerjakan
Penetapan 30 Siswa Baru SRMP Pamekasan Belum Final, Masih Tunggu SK Bupati
Hanya Butuh Waktu Sepekan, Satreskrim Polres Pamekasan Berhasil Ungkap 7 Kasus Pencurian
Langkah RSIA Puri Bunda Madura Angkat Rahim Ibu Muda Dinilai Tepat, Kini Pasien dan Bayi Kembali Sehat
Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Perbankan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Realisasi Program Kampung Nelayan di Pamekasan Tak Jelas, Pemkab Berdalih Tunggu Kepastian Pemerintah Pusat

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:12 WIB

Lindungi Modal Petani Tembakau, DKPP Pamekasan Siapkan BPP sebagai Acuan Pabrik

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:10 WIB

Empat SMAN di Pamekasan Sepi Peminat, Kuota SPMB 2026 Belum Terpenuhi

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:41 WIB

Harga Material Naik, Proyek Jalan DBHCHT Rp6 Miliar di Pamekasan Belum Dikerjakan

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:22 WIB

Hanya Butuh Waktu Sepekan, Satreskrim Polres Pamekasan Berhasil Ungkap 7 Kasus Pencurian

Senin, 29 Juni 2026 - 14:38 WIB

Langkah RSIA Puri Bunda Madura Angkat Rahim Ibu Muda Dinilai Tepat, Kini Pasien dan Bayi Kembali Sehat

Berita Terbaru